APBD Kabupaten Bekasi Sebesar Rp5,1 T

Kantor Bupati Bekasi.[DOK}

Kantor Bupati Bekasi.[DOK}

POSBEKASI.COM – DPRD Kabupaten Bekasi, tetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 sebesar Rp5,1 triliun.

“Total Rp5.142.156.106.896, turun sedikit jika dibandingkan tahun lalu sebesar Rp5,2 triliun,” kata Plt Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti, kemaren.

RAPBD sebesar itu dengan perincian belanja tidak langsung sebesar Rp2.520.489.606.896 dan langsung Rp2.621.666.500.000.

Penetapan itu dilakukan setelah melewati penelaahan, pengkajian dan pencermatan secara lebih seksama terhadap Raperda tentang APBD Kabupaten Bekasi tahun 2017.

“Ini berdasarkan evaluasi, koreksi dan masukan dari Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” katanya.

Ia menambahkan Banggar dan TAPD menyepakati Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan pada 2017 sebesar Rp1.831.976.757.265.

Dengan dana perimbangan senilai Rp2.041.038.663.274 serta lain-lain pendapatan yang sah dengan nominal Rp727.180.686.357.

Dalam anggaran tahun 2017 diharapkan bisa lebih dimanfaatkan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk itu, DPRD meminta kepada segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bekasi untuk dapat mengoptimalkan kinerjanya.

Selain itu, APBD 2017 ini agar bisa dilakukan pemerataan pembangunan dari sektor pengembangan ekonomi kerakyatan dan memperbanyak infrastruktur daerah.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi, Rohim Mintareja mengatakan, dengan anggaran sebesar itu, maka akan dilakukan pengurangan anggaran untuk sejumlah program yang dianggap berbau politis dan berpotensi menguntungkan pasangan calon petahana, sebagaimana tertuang dalam UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016 pasal 71 sampai 72.

“Diantaranya untuk marbot masjid, di tahun 2014 memang ada. Tapi untuk 2015 dan 2016 tidak ada karena terbentur Permendagri terkait tata cara pemberian hibah,” katanya.[ANTROM]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.