Bekasi Online

Pasca Tawuran, Polsek Setu Intensifkan Kerjasama dengan Sekolah

Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Desy Yulhasri memberi pembinaan pada pelajar SMK Negeri 1 Setu, Rabu 30 Nopember 2016.[RAD]
Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Desy Yulhasri memberi pembinaan pada pelajar SMK Negeri 1 Setu, Rabu 30 Nopember 2016.[RAD]
POSBEKASI.COM – Pasca tawuran antar pelajar, Polsek Setu melakukan pembinaan dan bimbingan terhadap pelajar SMK Negeri 1 Setu, Rabu 29 Nopember 2016.

Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, diwakili Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Desy Yulhasri memberi pembinaan dengan mengumpulkan seluruh pelajar SMKN 1 Setu di halaman sekolah.

Dihadiri Kepala Sekolah SMKN 1 Setu, Fauwzi,SPd, dan para pengajar, Iptu Desy menyampaikan para pelajar untuk mentaati tata tertib sekolah maupun diluar sekolah tetap menjaga sopan santun dan etika sebagai pelajar.

“Tugas pelajar adalah belajar bukan tawuran atau berbuat kenakalan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain,” kata Iptu Desy.

Dikatakannya, sebaikanya pelajar meningkatkan ekstra kurikuler menunjang aktifitas belajar mengajar dapat menghindari kenakalan remaja dan tawuran pada Selasa 29 Nopember 2016 terjadi tawuran SMKN 1 Setu dengan SMK 2 Yapin Cikarang Barat yang mengakibatkan pelajar Yapin korban Hasan Basri mengalami luka dibagian kepala.

“Akibatnya, kita semua dirugikan, tidak hanya korban yang kini harus dirawat tetapi nama sekolah tercemar akibat ulah segelintir pelajar yang tawuran,” kata Iptu Desy.

Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Desy Yulhasri besama guru dan pelajar SMK Negeri 1 Setu, Rabu 30 Nopember 2016.[RAD]
Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Desy Yulhasri besama guru dan pelajar SMK Negeri 1 Setu, Rabu 30 Nopember 2016.[RAD]
Harusnya pelajar memberi contoh yang baik dilingkungn sekolah, keluarga dan masyarakat agar pelajar dapat dengan sukses meraih cita-cita sebagai penerus bangsa.

“Jangan kedepankan ego dari sekolah yang mau menang sendiri, sebagai pelajar dimanapun sekolah sama saja. Yang membedakan adalah prilaku dan tindakan pelajar yang suka tawuran atau berbuat nakal dengan pelajar yang benar-benar menimba ilmu demi masa depan,” terang Desy.

Lebih tegas Iptu Desy menyatakan, bagi pelajar masih tawuran akan ditindak tegas dengan proses hukum. “Apalagi sampai melukai atau menghilangkan nyawa orang lain maka hukumannya sangat berat. Untuk itu, stop tawuran berbuatlah kebaikan dengan menjaga etika dan sopan santun sebagai pelajar,” ucap Desy.

Menurut Desy, selama ini Polsek Setu intensif melakukan pembinaan untuk pencegahan kenakalan remaja maupun penyuluhan narkoba dan seks bebas dikalangan dikalangan remaja.

“Selama ini kita intensif melakukan pembinaan pada pelajar, namun masih ada beberapa pelajar misalnya yang tawuran. Untuk itu kita intesifkan kerjasama dengan pihak sekolah yang diminta tegas terhadap pelajar yang melakukan tawuran,” ujarnya.[RAD]

BEKASI TOP