Bekasi Online

Ternyata Video Ahmad Dhani yang Dilaporkan ke Polisi Hasil Editan

Amad Dhani dalam Aksi Bela Islam.[IST]
Amad Dhani dalam Aksi Bela Islam.[IST]
POSBEKASI.COM – Sam Aliano, juru bicara Ahmad Dhani, mengatakan saat Dani berorasi pada demo 4 November 2016 dalam Aksi Belas Islam atau Aksi 411 yang dilaporkan oleh oknum diduga relawan Teman Ahok (Gubernur DKI Jakarta_non aktif_ Basuki Tjahaja Purnama) ternyata hasil editan.

Pasalnya, di dalam video calon Wakil Bupati Bekasi yang maju di Pilkada Bekasi dengan Sa’dudin. mengutarakan ingin mengucapkan perkataan kotor namun tidak boleh.

“Saya datang kemari ingin melaporkan balik relawan Teman Ahok. Karena itu fitnah,” kata Sam Aliano kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa 8 Nopember 2016.

Pria asal WN Turki ini menyatakan, bahwa dirinya membawa rekaman asli untuk di tunjukan pada saat ia melaporkan ke SPKT polda Metro Jaya. Video itu merupakan hasil rekaman yang diambil olehnya pada saat Dani berorasi.

“Saya juga terkena gas air mata dan saya juga sempat pingsan, muka saya merah mata saya juga sakit gara2 gas air mata. Gas air mata itu boleh digunakan oleh 3 negara terkeras yaitu Venezuela, Israel dan Indonesia. Tapi sebenarnya di Indonesia ini tidak boleh digunakan untuk pendemo karena keras untuk organ tubuh manusia jika di hirupnya ,” katanya

Dengan adanya laporan itu, kata Sam, Dani mengalami kerugian yakni jadwal manggungnya yang harus tertunda karena harus mengurus laporan balik terhadap orang-orang yang menginginkan dirinya terjerat hukum.

“Jadi mereka itu sengaja mencemarkan nama baik ahmad dani. Merugikan nama ahmad dani, kita ingin memperbaiki nama ahmad dani yang sudah tercemar. Kami ingin? keadilan,” ujarnya.[BEN]

BEKASI TOP