Bekasi Online

Walikota: Camat dan Lurah Jangan Takut Masuk Rumah Ibadah

Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat menghadiri silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan agama di Griya Wulan Sari, Rabu 26 Oktober 2016.[ZAI]
Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat menghadiri silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan agama di Griya Wulan Sari, Rabu 26 Oktober 2016.[ZAI]
POSBEKASI.COM – Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, kerukunan umat di Kota Bekasi berjalan baik dan meminta camat dan lurah tidak perlu takut masuk ke rumah ibadah lain untuk berkoordinasi dengan warga yang berbeda agama, suku dan budaya.

“Untuk melakukn proses penyelenggaraan kerukunan agama pra cmat dna lurah tidka perlu takut masuk rumah ibadah lain. Tidak ada minoritas dan mayoritas di Kota Bekasi, semua sama warga Kota Bekasi memilki hak yang sama,” kata Rahmat pada acara silaturahmi dengan tokoh agama se-Kota Bekasi di Griya Wulan Sari, Rabu 26 Oktober 2016.

Acara yang juga dihadiri Kalpolerstro Bekasi Kota, Kasdim Kodim 05/07, Kementerian Agama, dan Ketua FKUB H Abdul Manan, Walikota mengungkapkan telah memberi intensif pada marbot Masjid dari anggaran Pemko Bekasi namun terputus karena adanya persoalan audit Badan Pengawas Keuangan.

“Tapi untuk Imam Masjid masih ada insentifnya yang nantinya akan dimasukan kembali dengan insentif nama pengurus rumah ibadah, yang didalamnya ada semua agama khusus pengelola rumah ibadah,” terang Rahmat.

Pada kesempatan tersebut, Walikota meapresiasi pengukuhan Majelis Umat Beragama ditiap Kecamatan yang nantinya akan masuk ke ranah 56 kelurahan.[ZAI]

BEKASI TOP