Bekasi Online

Kota Bekasi Susun Master Plan IT Pendukung Smart City

Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu Kota Bekasi pimpin pertemuan penyusunan master plan IT pendukung Smart City, di Aula Nonon Sontanie Kantor Walikota Bekasi, Senin 19 September 2016.[ISH]
Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu Kota Bekasi pimpin pertemuan penyusunan master plan IT pendukung Smart City, di Aula Nonon Sontanie Kantor Walikota Bekasi, Senin 19 September 2016.[ISH]
POSBEKASI.COM – Pemerintah Kota Bekasi persiapkan dokumen master plan Informasi Teknologi (IT) se-Kota Bekasi hingga 5 tahun kedepan untuk mendukung Kota Bekasi Smart City.

Program ini diproyeksikan untuk memetakan dan mengintegrasikan system informasi semua SKPD sehingga memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini menjadi upaya pengembangan IT di Pemerintah Kota dan saya harap berjalan baik dan didukung semua aparatur sehingga mampu menguasai perkembangan apikasi IT tersebut apalagi para pemangku jabatan,” kata Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu, saat memimpin pertemuan penyusunan dokumen IT Kota Bekasi, di Aula Nonon Sontanie Kantor Walikota Bekasi, Senin 19 September 2016.

Kepala Bagian Telematika Setda Kota Bekasi Sudarsono mengatakan, tujuan penyusunan Ritik (Master Plan IT) untuk mendukung integrasi system informasi SKPD dan pembangunan infratruktur pendukung jaringan IT.

Termasuk program fiber optik yang perlu ditingkatkan. Eksisting panjang kaber optik milik Pemkot Bekasi baru sekitar 17 km dan menurutnya masih jauh dari cukup.

“Kita mulai dari sekarang sebab menjadi kebutuhan di pemerintah untuk integrasi data, pengembangan infratruktur dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” kata Sudarsono.

Menurut Sudarsono, dalam pertemuan ini mengundang para kepala SKPD, para camat dan lurah untuk memberikan masukan mengenai penyusunan dokumen IT hingga 5 tahun kedepan. Dan rencananya di tahun perjalanan akan dilakukan riveu dan evaluasi pengembangan IT seiring perkembangan zaman.

“Konsultasikan kepada kami, aplikasi mana saja atau rencana kedepan yang perlu mendapat perhatian lebih. Kita masukan kedalam dokumen menjadi acuan program,” sebut Sudarsono.

Sementara itu, Konsultan IT dari PT Inti Mitra, Nugroho, mengatakan pihaknya tengah melakukan survei lapangan untuk menginventarisir kebutuhan guna mengembangkan IT di lingkup Pemko Bekasi.

Dikatakannya, hal yang perlu dibenahi diantaranya integrasi system informasi antar SKPD. Sehingga diharapkan tidak ada duplikasi input data untuk nantinya menunjang program.

“Ini juga butuh komitmen para SKPD dan banyak diantaranya aplikas serupa yang perlu diintegrasikan. Istilahnya integrasi data melalui web sercive dan integrasi ini perlu direncanakan agar semakin matang,” kata Nugroho.

Dari pantauannya Web Pemko SKPD juga dinilai masih perlu ditingkatkan keaktifannya. Sebab tidak semua Web Pemko Bekasi update data dan informasi terkait yang dibutuhkan warga masyarakat.

“Bahkan satu diantaranya belum update data sejak 2015 lalu. Komitmen kita untuk mengembangkan IT tentunya ditunjang juga SDM aparatur Pemko Bekasi di tiap SKPD,” ktanya.[ISH]

BEKASI TOP