Bekasi Online

Dinkes Bekasi Perketat Vaksin

Pasangan suami istri tersangka pemalsuan vaksin.[IST]
Pasangan suami istri tersangka pemalsuan vaksin.[IST]
POSBEKASI.COM– Dinas Kesehatan Kota Bekasi, mengintensifkan inspeksi ke sejumlah rumah sakit swasta, apotek, serta klinik pengobatan sebagai langkah antisipasi beredarnya vaksin palsu.

“Informasi penggerebekan lokasi pembuatan vaksin palsu kami peroleh Rabu (22/6/2016). Dalam waktu dekat kami lakukan inspeksi dan masih akan dilanjut lagi secara berkala,” kata Sekretaris Dinkes Kota Bekasi Tetty Manurung di Bekasi, kemaren.

Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polisi Republik Indonesia menggerebek sebuah rumah di Perumahan Kemang Pratama Regency, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, yang dijadikan tempat produksi vaksin palsu oleh suami istri berinisial HT dan RA.

Tetty mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan inspeksi begitu mendapat kabar seputar peredaran vaksin palsu tersebut.

Sejumlah tempat yang sudah didatangi Dinkes antara lain Apotek Vita Insani, Rumah Sakit Ananda, dan Rumah Sakit Hermina Bekasi.

Hasilnya, kata dia, belum diperoleh adanya vaksin palsu meskipun baru sekadar dilakukan pengamatan fisik tanpa dilakukan uji laboratorium.

“Di lokasi-lokasi tersebut, vaksin diperoleh dari distributor resmi yang direkomendasikan Dinkes,” katanya.

Hal senada disampaikan dokter spesialis anak di Rumah Sakit Anak Hermina Galaxy Patricia Agnetha.

RS Hermina Group mendapat stok vaksin yang didistribusikan dari pusat. Sumbernya dari produsen yang memang telah direkomendasikan Kementerian Kesehatan.

“Kalaupun stok vaksin tertentu kosong, kami tidak mengadakan stok tambahan dari distributor lain. Lebih baik kami tidak memvaksin pasien sama sekali sambil menunggu pasokan kembali datang,” katanya.[ANT/IDH]

BEKASI TOP