Bekasi Online

Harga Merangkak Naik, Polsek Setu Cegah Penimbunan Sembako

Anggota Polsek Setu sambang pasar di Pasar Serang Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekas, Sabtu (21/5/2016).[RAD]
Anggota Polsek Setu sambang pasar di Pasar Serang Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekas, Sabtu (21/5/2016).[RAD]
POSBEKASI.COM – Polsek Setu melakukan sambang pasar tradisional menemukan kenaikan harga sembako hingga 15 persen mendekati bulan Ramadhan 1437 H.

Kepala BKPM Griya Pratama Mas Cikarageman, Aiptu Edison Sitorus, yang diperintahkan Kapolsek Setu, AKP Agus Rohmat,SH, melakukan sambang pasar di Pasar Serang Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekas, Sabtu (21/5/2016).

Junaedi, pedagang sembako di Pasar Serang Blok A1/19 kepada Ediaon Sitorus mengaku harga sembako di pasar tempat dia berdagang telah merangkak naik.

Polsek Setu menemukan kenaikan harga sembako di Pasar Serang Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekas, Sabtu (21/5/2016).[RAD]
Polsek Setu menemukan kenaikan harga sembako di Pasar Serang Taman Rahayu, Setu, Kabupaten Bekas, Sabtu (21/5/2016).[RAD]
“Saat ini harga sembako sudah naik sekitar 15 persen, pada bulan puasa kenaikan bisa mencapai 25 persen,” kata Junaedi.

Sementara, Kapolsek Setu berharap kenaikan harga di Pasar tradisional tidak menambah beban ekonomi rakyat yang dapat memicu kerawanan Kamtibmas.

“Kenaikan harga sembako jangan sampai memicu kerawanan Kamtibmas. Karena itu kita lakukan sambang pasar untuk terus memantau harga-harga,” kata Agus Rohmat.

Ditanya apakah polisi sudah menemukan adanya tengkulak yang melakukan penimbunan sembako hingga memicu naiknya harga.

“Sejauh ini belum ada ditemukan penimbunan sembako. Masyarakat kita ajak bekerjasama, bila ada mengetauhi tengkulak melakukan penimbunan sembako segera lapor polisi. Kita akan tindak tegas tengkulak yang mempermainkan harga dan meninbun sembako,” kata Agus.[RAD]

BEKASI TOP