Bekasi Online

DPRD Minta Kuota Siswa Miskin Ditambah jadi 20 Persen

Para siswa-siswi SDN Padurenan 1 yang melaksanakan K3.
Para siswa-siswi SDN Padurenan 1 yang melaksanakan K3.

POSBEKASI.COM – Dianggap kecilny kuota siswa keluarga miskin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru 2016, Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai minta ditambah dari 5 persen menjadi 20 persen.

“Kami sudah ajukan permintaan penambahan kuota siswa miskin sebesar 20 persen kepada Dinas Pendidikan karena kalau 5 persen terlalu sedikit, tidak sebanding dengan jumlah keluarga miskin di kota ini,” katanya di Bekasi, Sabtu (21/5/2016).

Dikatakannya, lulusan SD pada UN 2016 mencapai 40.043 orang, sementara jumlah sekolah SMP saat ini sebanyak 43 unit. “Artinya daya tampung sebesar 5 persen per sekolah akan sangat sedikit sekali jumlahnya,” kata Tumai.

Berdasarkan dana Dinas Sosial Kota Bekasi, saat ini tercatat ada 26.216 warga miskin di Kota Bekasi. “Bila rata-rata per ruang kelas ada 40 siswa, maka siswa miskin yang dapat ditampung hanya satu sampai dua orang saja,” katanya.

Untuk itu pihaknya merasa perlu mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk menambah kuotanya minimal menjadi 20 persen per sekolah. “Saat ini masih kita bicarakan dengan pihak terkait,” katanya.[IDH]

BEKASI TOP