KPP Pratama Bekasi Selatan Bikin Ribet Wajib Pajak

Suasana antrian wajib pajak di Kantor KPP Pratama Bekasi Selatan.[POS7]

POSBEKASI.COM, BEKASI – Wajib pajak keluhkan pembatasan waktu dan minimnya petugas untuk pengisian atau membuat e-SPT dan e-Faktur di Kantor Pajak KPP Pratama Bekasi Selatan.

“Untuk mendapatkan instal format saja harus antrian panjang karena petugas helpdesknya hanya dua orang, ” kata
Risma wajib pajak yang mengaku sudah 3 kali datang ke kanfor pajak KPP Pratama Bekasi Selatan kepada Posbekasi.com, Kamis 18 Januari 2018.

Antrian di helpdesk untuk pembuatan e-SPT dan e-Faktur yang hanya dilayani dua petugas itu, parahnya dibatasi waktu maksimum 15 menit.

Jangankan 15 menit satu jam juga banyak yang belum paham atau bisa memgisi untuk laporan badan, hingga ada yang bolak-balik sampai 3 kali juga belum bisa.

Selain itu, tidak sedikit ynag tidak mengetahui pembuatan e-SPT dam e-Faktur dengan sistem elektronik yang dimaksudkan untuk memudahkan wajib pajak ternyata justru bikin pusing wajib pajak.

“Bikin ribet wajib pajak, cara – cara ini untuk petugasnya biar gampang tapi kita yang ribet, puyeng sampai bolak-balik belum bisa juga.,” kata Rayman yang datang tanpa membawa laptop sehingga dia harus balik lagi.[POS7

Suasana antrian wajib pajak di kantor KPP Pratama Bekasi Selatan, Kamis 18 Januari 2018.[POS7]

POSBEKASI.COM, BEKASI – Wajib pajak keluhkan pembatasan waktu dan minimnya petugas untuk pengisian atau membuat e-SPT dan e-Faktur di Kantor Pajak KPP Pratama Bekasi Selatan.

“Untuk mendapatkan instal format saja harus antrian panjang karena petugas helpdesknya hanya dua orang, ” kata
Risma wajib pajak yang mengaku sudah 3 kali datang ke kanfor pajak KPP Pratama Bekasi Selatan kepada Posbekasi.com, Kamis 18 Januari 2018.

Antrian di helpdesk untuk pembuatan e-SPT dan e-Faktur yang hanya dilayani dua petugas itu, parahnya dibatasi waktu maksimum 15 menit.

Jangankan 15 menit satu jam juga banyak yang belum paham atau bisa memgisi untuk laporan badan, hingga ada yang bolak-balik sampai 3 kali juga belum bisa.

Selain itu, tidak sedikit ynag tidak mengetahui pembuatan e-SPT dam e-Faktur dengan sistem elektronik yang dimaksudkan untuk memudahkan wajib pajak ternyata justru bikin pusing wajib pajak.

“Bikin ribet wajib pajak, cara – cara ini untuk petugasnya biar gampang tapi kita yang ribet, puyeng sampai bolak-balik belum bisa juga.,” kata Rayman yang datang tanpa membawa laptop sehingga dia harus balik lagi.[POS7]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *