Bekasi Online

Di Bekasi Kasus Orang Hilang Banyak Dikarenakan Pacar

Nurhaliza Qolib.[IST]
Nurhaliza Qolib.[IST]
POSBEKASI.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bekasi, mencatat bahwa jumlah orang hilang di wilayah itu pada 2016 mencapai 15 orang.

“Rata-rata usia orang yang hilang, di atas 15 tahun hingga lanjut usia,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi Syahroni, Kamis (24/3/2016).

Ia menjelaskan kasus orang hilang di wilayahnya, di antaranya, dua orang anak kecil, delapan remaja, dan lima orang lanjut usia.

“Tapi tidak semua penanganannya ada di kami. Semua terbagi dari delapan orang ditangani pihak KPAI Kota Bekasi, dan tujuh orang masuk laporan Dinas Sosial,” lanjutnya.

Untuk penanganan yang ada di KPAID Kota Bekasi, faktor orang hilang kebanyakan dibawa lari sama pacarnya sendiri. “Semua yang kami tangani, kebanyakan hilang karena kabur dengan pacarnya,” ujarnya.

Latar belakang mereka kabur bersama pacarnya, menurut Syahroni karena banyak hubungan asamaranya tidak direstui oleh pihak keluarga. Sehingga, lanjut Syahroni, banyak sejumlah pasangan kabur dan memilih hidup bersama kekasihnya.

“Biasanya mereka dianggap hilang. Setelah dicari, baru diketahui sedang bersama pacarnya,” jelasnya.

Syahroni mengaku, saat ini seluruh orang hilang itu sudah diketahui keberadaannya. Hampir rata-rata mereka sudah kembali ke rumah dan hidup bersama keluarga besarnya.

“Semuanya sudah ditemukan dan kembali ke pangkuan keluarga di rumah,” ucapnya.

Syahroni juga menuturkan apabila terjadi kasus orang hilang yang menjadi korban penculikan, pihaknya tidak tidak bisa melakukan penyelidikan. “Kalau kasus penculikan bukan ranah kami,” pungkasnya.[IDH/FER]

BEKASI TOP