Bekasi Online

Rampok Bersenpi Beranggotan Wanita Gasak Brankas PT Global Kemas Utama

Kawanan rampok beranggotakan wanita melumpuhkan 5 penjaga dan menggasak sejumlah barang PT.Global Kemas Utama, di Kampung Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Jumat (26/2/2016) dinihari.[Idh]
Kawanan rampok beranggotakan wanita melumpuhkan 5 penjaga dan menggasak sejumlah barang PT.Global Kemas Utama, di Kampung Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Jumat (26/2/2016) dinihari.[Idh]
POSBEKASI.COM – Komplotan rampok bersenjata api dan golok dengan anggota seorang wanita berhasil menggasak brankas dan sejumlah barang PT.Global Kemas Utama, di Jalan Meraung, Kampung Cimuning RT001/004, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (26/2/2016) dinihari.

Kawanan rampok berjumlah enam orang salah seorang diantaranya wanita itu berhasil melumphkan 5 orang penjaga di perusahaan tersebut.

Usai melumpuhkan 5 orang, kawanan rampok dengan leluasa menggasak sejumlah barang yang kemudian dibawa kabur, diantaranya 9 unit monitor computer, 1 unit sepada morientes Yamaha Xeon warna biru, 1 sepada motor Honda Beat warna putih B3881 KTE, 1 STNK asli mobil Xenia B 1762 TJ, 2 STNK asli sepeda  motor.

Kabag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti, menuturkan saat ini polisi tengah memburu kawanan rampok yang beranggotakan seorang wanita tersebut

Sejumlah barang-baranag PT.Global Kemas Utama, yang diacak-acak rampok.[Idh]
Sejumlah barang-baranag PT.Global Kemas Utama, yang diacak-acak rampok.[Idh]
Dikatakannya, peristiwa berawal tiga pelaku masuk dengan cara memanjat pagar tembok PT. Global Kemas Utama kemudian pelaku langsung menodongkan senjata api dan golok.

“Kawanan rampok itu berhasil melumpuhkan penjaga dibawah ancaman dan kemudian mengikat tangan para penjaga dengan tali sepatu Satpam Roim dan Hasan dan melakban mulut korban,” kata Astuti.

Menurut keterangan saksi yang juga korban, Kadim, 44 tahun, dan Roin (Satpam PT.Global Kemas Utama) disekap oleh kawanan perampok itu juga mengikat tangan dan kaki Mardi, Hasan dan Arip.

Setelah melumpuhkan kelima pekerja perusahaan tersebut, kaanan rampok membuka pintu pagar dan mobil pelaku Avanza berwana silver masuk kedalam pabrik. Selanjutnya tiga pelaku masuk kedalam kantor yang berada lantai dua.

Polsek Bantargebang yang menangani kasus tersebut belum berhasil mengetauhi dan menangkap komplotan rampok tersebut.[Idh]

BEKASI TOP