
posBEKASI.com | BEKASI – Polisi sejati pemolisiannya memiliki passion sebagai Kusuma Bangsa, Patriot, Senopati, Pemimpin dan Teladan dalam Spiritual maupun Keimanan bagi Kemanusiaan Keteraturan Sosial dan Peradaban.
Polisi dalam Pemolisiannya memahami bukan minta dipahami, melayani bukan minta dilayani.
Polisi dalam pemolisiannya rendah hati, sebagai guru yang menginspirasi, memotivasi, memberi solusi bahkan menjadi sumber enerji.
Polisi sebagai patriot , proaktif dan memecahkan masalah tidak cengeng. Cengeng dalam konteks ini terefleksi dari pikiran, perkataan dan perbuatan : Mencela, Menyalahkan, Mengeluh, Minta dipahami, Mudah tersinggung, Menyimpan Dendam dan Amarah, Jumawa, Tamak, Menuntut ini itu, Tiada Rasa Syukur dan masih banyak lagi.
Passion bagi polisi dalam pemolisian keutamaannya( kemanusiaan,keteraturan sosial dan peradaban) menjadi kekuatannya.
Passion di sini dipahami atas tekad dan keyakinannya mewujudkan keutamaan yang akan dicapai, tahan menderita, dan berani menghadapi segala tantangan maupun penderitaan dengan bangga, gembira dan penuh rasa cinta.
Passion polisi dalam pemolisoannya dapat dilihat dari Pikiran. Perkataan dan Perbuatannya :
1.Membangun dan menumbuh kembangkan Literasi
2.Kebijakannya Bijaksana
3.Menginspirasi
4.Memotivasi
5.Memberi Solusi
6.Mengajarkan Kebaikan dan Perbaikan
7.Berani Menyaimpaikan akan hal hal yang Baik dan Benar
8.Memiliki Komitmen, Integritas, Kompetensi dan Keunggulan
9.Berpikir Proaktif dan problem solving
10.Kreatif dan Inovatif serta Produktif
11.Belajar dari Kesalahan
12.Siap di Masa Kini
13.Mampu menyiapkan Masa Depan yang lebih baik
Polisi yang patriot anti cengeng, karena sikap cengeng menunjukan produk hutang budi, karbitan dan akan gampang menjadi jumawa, tamak dan amarah.
Passion Polisi dalam pemolisiannya adalah : ” Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami”.***CDL

