
POSBEKASI.com | JAKARTA – Pertamina memastikan hingga Minggu (5/3/2023) pagi ini korban jiwa kebakaran Depo Plumpang mencapai 18 nyawa. Hal ini disampaikan Fadjar Djoko Santoso selaku Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, dalam perbincangan bersama Pro3 RRI.
Pertamina, kata dia, bertanggungjawab untuk pengurusan korban yang meninggal dunia akibat kebakaran Depo Plumpang ini. “Tanggung jawab termasuk santunan dan biaya pemakaman,” ucap Fadjar.
Selain itu untuk korban luka, Pertamina berkomitmen memberikan biaya perawatan sampai sembuh. Sedangkan penanganan pengungsi dikerjasamakan dengan BNPB dan pihak terkait lainnya.
Fadjar juga menyampaikan para pengungsi kebakaran ada di dua lokasi. Masing-asing RPTRA Rasella di Rawa Badak dan Plumpang.
Sementara kebutuhan untuk pengungsi rata-rata sudah terpenuhi. “Kami menerima banyak bantuan dari BUMN, swasta, dan lain-lain. Semua bersama-sama memberikan bantuan,” kata Fadjar.[RRI/YAN]

