
POSBEKASI.com, BEKASI KOTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menekankan tanggung jawab penuh pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Kota Bekasi mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak melalui program wajib belajar 12 tahun.
“Komitmen kita adalah suksesnya program wajib belajar 12 tahun. Tugas pemerintah adalah menyiapkan, baik itu di sekolah negeri maupun swasta. Intinya, jika ada warga yang ingin sekolah, kita wajib memfasilitasi,” kata Junaedi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (12/5/2026).
Lebih lanjut Sekda menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat wilayah untuk melakukan pengawasan ketat terhadap akses pendidikan. Ia menegaskan bahwa kendala administratif tidak boleh menjadi penghalang bagi warga untuk menempuh pendidikan di sekolah.
“Saya instruksikan mulai dari tingkat Kelurahan hingga Kecamatan untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Semua harus termonitor dengan baik sehingga target pendidikan di Kota Bekasi dapat tercapai secara maksimal,” tegasnya.
Selain isu pendidikan, agenda utama apel kali ini adalah pelepasan Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026 menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Tim yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Satpol PP, Dishub, PDHI Jabar V, hingga Kader Zoonosis ini bertugas menjamin kesehatan hewan kurban di wilayah Bekasi.
“Pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tim ini akan mengawasi secara teknis dan kesehatan hewan agar ibadah kurban tahun ini berjalan lancar dan sesuai standar kesehatan,” kata Junaedi.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Open Archery Turnamen Bekasi 2026. Kontingen PERPANI Kota Bekasi berhasil menyabet predikat Juara Umum 1, disusul oleh DAD Archery di posisi kedua, dan PERPANI Kabupaten Bekasi di posisi ketiga sebagai bentuk dukungan terhadap atlet lokal.
“Prestasi olahraga ini adalah simbol komitmen kita dalam membina bakat-bakat muda. Semoga penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi para atlet untuk terus membawa nama baik Kota Bekasi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bekasi memberikan penghargaan kepada lima petugas Pamor dengan pencapaian pendataan masyarakat tertinggi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi mereka dalam melakukan validasi data kewilayahan yang menjadi dasar kebijakan pemerintah.
“Apresiasi setinggi-tingginya bagi petugas lapangan yang bekerja keras memvalidasi data masyarakat. Data yang akurat adalah kunci utama agar program pemerintah tepat sasaran,” pungkas Sekda.
Pewarta/Editor: Ismail Hasibuan

