
posBEKASI.com | KAB.BEKASI – Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bekasi, Marlynda Ade Kuswara Kunang, menekankan pentingnya edukasi dan pola asuh yang bijak sebagai upaya pencegahan kasus kekerasan seksual terhadap anak sejak dini.
“Perlindungan anak harus dimulai dari lingkungan terdekat melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah,” kata Marlynda usai menghadiri kegiatan Verifikasi Laporan Hybrin Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2025 di Auditorium Diskominfosantik Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/4/2025).
Lebih lanjut istri bupati ini mengatakan Forum Anak tidak hanya akan memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga, tetapi juga merancang langkah strategis jangka panjang guna mencegah kasus serupa terulang.
“Peristiwa ini menjadi alarm penting bahwa kita semua harus hadir lebih aktif dalam melindungi anak-anak, terutama dari lingkungan terdekat mereka. Pencegahan adalah kunci utama,” ujarnya.
Ia mengatakan edukasi pola asuh di era digital akan diperkuat, termasuk peningkatan kerja sama dengan satuan pendidikan untuk membekali orang tua dan guru dalam membimbing anak menghadapi berbagai tantangan, seperti penggunaan teknologi secara bijak.
“Bersama Dinas Pendidikan dan PAUD, kami akan masuk ke sekolah-sekolah dan pesantren untuk memberikan edukasi langsung. Supaya anak-anak kita tidak terpapar konten negatif dan lebih terlindungi dari potensi kekerasan,” tambahnya.
Sebagai upaya berkelanjutan, Marlynda menegaskan bahwa seluruh program pencegahan kekerasan terhadap anak akan diintegrasikan dalam agenda Kabupaten Layak Anak.
Dengan langkah preventif yang menyeluruh, Kabupaten Bekasi ditargetkan tidak hanya mampu merespons kasus kekerasan, tetapi juga menjadi daerah yang proaktif dalam melindungi hak dan masa depan anak-anak.
“Keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga lembaga keagamaan, dapat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak,” harapnya.
Pewarta/Editor: Ghajali Hsb

