Posbekasi.com

Pansus DPRD Jabar Dorong Metode Peningkatan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pengemudi Ojol

Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Jawa Barat serap masukan dari pihak aplikator layanan ojek online (ojol) dalam Rapat Dengar Pendapat Pembahasan Raperda Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja di Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Jaminan Sosial (Jamsos) Ketenagakerjaan di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Senin 28 November 2022. [Posbekasi.com /DPRD Jabar]

POSBEKASI.com | BANDUNG – Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Jawa Barat serap masukan dari pihak aplikator layanan ojek online (ojol) dalam Rapat Dengar Pendapat Pembahasan Raperda Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja di Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Jaminan Sosial (Jamsos) Ketenagakerjaan di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Senin 28 November 2022.

“Sistem yang digunakan di Indonesia untuk para driver atau pengemudi ojek online (ojol) dengan para aplikator adalah kemitraan,” kata anggota Pansus III DPRD Jabar, Faizal Hafan Farid dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut.

Sistem mitra ini kata Faizal berdasarkan bagi hasil dari setiap order pembayaran yang diterima oleh driver dari pengorder, baik itu layanan ride-hailing, kiriman barang, kurir, maupun layanan antar makanan sehingga para pengemudi ini merupakan para Pekerja Bukan Penerima Upah (BPMU).

“Mitra dari aplikator ini kan para pekerja non formal atau pekerja bukan penerima upah, nah kita ingin. ada peningkatan dalam jumlah pekerja non penerima upah yang mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Faizal. [POB]

BEKASI TOP