Bekasi Online

Kemendikbudristek Audensi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Kota Bekasi

Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati, melakukan audensi penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Negeri 1 Kota Bekasi, Senin 25 Juli 2022. [Posbekasi.com /Istimewa]

POSBEKASI.com | BEKASI – Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati, melakukan audensi penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Negeri 1 Kota Bekasi, Senin 25 Juli 2022.

Kiki menyampaikan, Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan IKM kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Kebijakan terkait kurikulum nasional akan dikaji ulang pada tahun 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.

“Mulai tahun ajaran 2022/2023 ini, Kurikulum Merdeka menjadi salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh satuan pendidikan,” kata Kiki.

Kemendikbudristek juga mendorong satuan pendidikan untuk menerapkan IKM sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum tersebut telah dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan. Dengan demikian satuan pendidikan dapat membuat kurikulum operasional yang kontekstual sehingga pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, menyampaikan IKM merupakan kurikulum yang mengoptimalkan kompetensi, bakat, dan minat siswa untuk belajar secara mendalam.

“Jenis kurikulum ini menekankan pada penguasaan materi oleh siswa dengan memberikan konten. Siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga bisa mendalami materi pelajaran saat di rumah,” kata Inayatullah.

Disamping itu, pola pembelajaran IKM merupakan metode pembelajaran yang menyenangkan, sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. “Belajar dengan cara menyenangkan merupakan titik tekan dari IKM yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini,” ujarnya.[ISH]

BEKASI TOP