Posbekasi.com

Dewi Motik: Ayo Perempuan Beranilah Bersuara! Jangan Takut Tak Didengar

 

TP PKK dan DWP Kota Bekasi menggelar bincang “Semangat Kartini Menginspirasi” mengahdirkan tokoh perempuan inspiratif Dewi Motik, di Gedung Balai Patriot, Pemkot Bekasi, Jumat 1 April 2021. [Posbekasi.com /Istimewa]
POSBEKASI.com | BEKASI – Menyambut Hari Kartini pada 21 April, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bekasi menggelar bincang bertajuk “Semangat Kartini Menginspirasi”, di Gedung Balai Patriot, Pemkot Bekasi, Jumat 1 April 2021.

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menuturkan peran serta dukungan untuk Pemkot Bekasi dari TP PKK dan DWP dalam pengembangan karakter perempuan di Kota Bekasi khususnya pada era modern ini sangatlah penting apalagi jika mengilhami semangat Kartini.

“Kartini sebagai pahlawan emansipasi wanita, semangatnya perlu diilhami oleh para perempuan, dan TP PKK serta DWP hadir untuk membimbing para perempuan di Kota Bekasi untuk dapat lebih mengembangkan potensi terbaiknya, sehingga perempuan pun juga bisa berkedudukan penting, bahkan juga dapat berkarya maksimal untuk memajukan dan mengharumkan diri sendiri bahkan Bangsa,” kata Tri Adhianto didampingiPlt. Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto.

Kegiatan yang mengundang tokoh perempuan inspiratif sekaligus sebagai narasumber, Dewi Motik Pramono.

Wiwiek Hargono mengatakan Kartini merupakan tokoh inspiratif wanita dimana perjuangan dalam memajukan peran perempuan pada masanya cukup sulit sekaligus sebagai pelopor kebangkitan perempuan. Sejalan dengan kegiatan ini perempuan di Kota Bekasi dituntut untuk berani mengeksplorasi diri.

“Seluruh wanita yang ada di Kota Bekasi dapat meneladani apa yang dulu dilakukan oleh Kartini, kemudian meneruskan perjuangannya. Dulu Kartini masih terbelenggu oleh stigma-stigma yang cenderung membatasi pergerakan perempuan di masanya, saat ini kita lepaskan diri dari setiap stigma-stigma tersebut dengan menjadi Kartini yang berani mengeksplorasikan diri untuk dapat lebih maju dan kreatif,” kata Wiwiek.

Sementara, Dewi Motik mengatakan seluruh perempuan agar lebih mau mengeluarkan potensi yang selama ini terpendam.

“Ayo, para perempuan, mulailah dengan berani bersuara, berpendapat, dan beride. Jangan takut jika suara Anda tidak didengar, sampaikan dengan lebih lantang lagi, tentunya dengan etika yang sopan juga santun. Berani tunjukkan potensi, berani tunjukkan bahwa diri Anda bisa dan mampu berkarya dan berkreatifitas,” ungkap Dewi.[ISH]

BEKASI TOP