Bekasi Online

Tri Adhianto: Jangan Terpuruk Kesedihan, Pelayanan Publik Harus Tetap Maksimal

Tri Adhianto pimpinan apel perdana sebagai Plt Wali Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin 10 Januari 2022. [Posbekasi.com /Ismail]

POSBEKASI.com | BEKASI – Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sampaikan keprihatinan terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang terjaring operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

“Terlepas dari keadaan apapun yang sedang dihadapi sekarang, segala bentuk pelayanan di Pemerintah Kota Bekasi harus tetap berjalan maksimal,” kata Tri Adhianto perdana memimpin apel sebagai Plt Wali Kota Bekasi dihadiri pejabat struktural di lingkup Sekretariat Daerah Kota Bekasi, seluruh pejabat fungsional Pemkot Bekasi, camat, lurah, dan Tim Wali Kota untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan (TWUP4) Kota Bekasi, di Stadion Patriot Chandrabaga, Senin 10 Januari 2022.

Tri mengatakan bagaimanapun Rahmat Effendi telah banyak memberikan kontribusi terhadap kemajuan Kota Bekasi.

“Saya orang pertama yang merasa sedih atas insiden tersebut. Saya turut prihatin. Semoga Bang Pepen dan keluarga diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi permasalahan tersebut. Sudah 21 tahun saya bekerja bersamanya, dan itu bukan waktu yang sebentar. Akan tetapi, kita jangan sampai terpuruk dalam kesedihan karena mau bagaimanapun kita adalah pelayan bagi masyarakat, jadi segala bentuk pelayanan harus tetap berjalan secara maksimal,” ucapnya.

Tri menyinggung antisipasi kemungkinan terjadinya gelombang Covid-19 varian Omicron. Pemkot Bekasi sudah melakukan berbagai upaya antisipasi. Beberapa di antaranya seperti  pada awal Januari 2022 Pemkot Bekasi memberlakukan perpanjangan masa PPKM Level 2 di Kota Bekasi hingga 17 Januari 2022.

Sebelumnya, 31 Desember 2021 Pemkot Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/2043/SETCOVID-19 tentang Pemeriksaan PCR Terhadap Pelaku Perjalanan Ke Fasilitas Kesehatan (Puskesmas) Terdekat di Kota Bekasi.  SE tersebut mewajibkan seluruh pelaku perjalanan baik nasional maupun internasional untuk melakukan PCR di fasilitas kesehatan (puskesmas terdekat).[ISH]

BEKASI TOP