Bekasi Online

Syaepuloh: ASN Harus Profesional Layani Masyarakat

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh membuka Uji Kompetensi Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemkab Karawang di Gedung Diklat, Kamis 21 Oktober 2021. [Posbekasi.com /IST]

POSBEKASI.COM | KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengatakan menjadi seseorang yang dipercaya mengemban amanah sebagai ASN, dituntut harus bekerja profesional untuk melayani masyarakat.

“Memilih profesi sebagai pelayan publik, menjadi bagian dari pemerintah, untuk itu tekuni dengan baik, karena kita bekerja ditengah masyarakat, hasilnya harus dimanfaatkan oleh mereka,” kata Wabup saat membuka kegiatan Uji Kompetensi Pejabat Pengawas (setingkat esselon 4) di Lingkungan Pemkab Karawang di Gedung Diklat, Kamis 21 Oktober 2021.

Wabup menyatakan sangat mendukung dilaksanakannya kegiatan tersebut, mengingat tantangan ke depan sangatlah dinamis dan kompetitif, sehingga diperlukan orang-orang yang berkompeten dan sesuai dengan bidang yang dikuasai.

Menurutnya, salah satu unsur dalam manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan yaitu menempatkan orang sesuai dengan kompetensinya sehingga bisa bekerja dengan optimal, istilah lain yang sering digunakan adalah The Right Man In The Right Place.

“Kepada peserta agar mempersiapkan segala hal pada ujian kompetensi ini dengan baik. Kegiatan ini sangat mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) nantinya,” kata Wabup.

Jajang Jaenudin Sekretaris BKPSDM Karawang melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Undang Undang No 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kemenpan Nomor 38 tahun 2017 tentang standar kompetensi jabatan.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk memetakan pejabat yang sesuai dengan kompetensinya, atau juga sebagai acuan untuk menyeleksi pejabat yang lebih tinggi secara objektif, transparan dan independen,” terang Jajang.

Ia melaporkan hingga penghujung tahun 2021, ada sebanyak 275 orang ASN yang belum melaksanakan uji kompetensi. Sementara pada pelaksanaan kegiatan kali ini, ada 200 ASN yang terdaftar sebagai peserta.

“Sisanya akan dilibatkan pada pelaksanaan uji kompetensi tahun depan. Dan kami juga berharap uji kompetensi bisa diikuti juga oleh pejabat struktural dan fungsional,” katanya.[DIN]

BEKASI TOP