Bekasi Online

Satgas Covid-19 Sekolah Cegah Kluster Baru PTM

Anggota DPRD Jawa Barat Faizal Hafan Farid memonitoring vaksinasi di SMA 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/9/2021). [Posbekasi.com /IST]

POSBEKASI.COM | SETU – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid memonitoring proses vaksinasi Covid-19 Pfizer dosis 2 di SMA 1 Setu, Kabupaten Bekasi. Dengan vaksinasi para pelajar diharapkan meminimalisir munculnya cluster baru di dunia pendidikan pasca diberlakukannya Pendidikan Tatap Muka (PTM).

“Saya melakukan monitoring suksesnya proses vaksinasi tahap 2 di sekolah ini karena SMA ini kan dibawah naungan provinsi dan Kabupaten Bekasi itu menjadi daerah pemilihan (Dapil) saya,” ujar Faizal setelah memonitoring vaksinasi di SMA 1 Setu, pada Sabtu (25/9/2021).

Kegiatan vaksinasi ini juga dilakukan serentak di empat SMA negeri yaitu SMA 1 Setu, SMA 1 Pebayuran, SMA 1 Muaragembong dan SMA 2 Cikarang Utara. Empat sekolah ini juga menjadi uji coba vaksinasi covid-19 tingkat pelajar.

Sementara, dari jumlah sekolah tingkat menengah atas atau SMA negeri jumlahnya mencapai 60 sekolah di Kabupaten Bekasi. Namun ditargetkan sampai akhir tahun ini, semua pelajar yang ada di Kabupaten Bekasi telah menjalani vaksinasi.

“Untuk sekolah percobaan saja tingkat vaksinasinya sudah mencapai 90 persen, masih ada yang belum divaksin karena terkendala dengan penyakit atau tidak memenuhi syarat vaksin,” katanya.

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jabar itu juga sempat menanyakan kepada para siswa di SMA 1 Setu mengenai seberapa penting belajar tatap muka dibanding online. Serentak, para siswa lebih senang mengikuti proses belajar tatap muka dibanding online.

“Mungkin karena pelajar merindukan tatap muka, mereka mudah belajar dan tidak merepotkan orang tua,” katanya.

Meski begitu, Faizal berharap proses belajar tatap muka ini tidak menimbulkan cluster baru penyebaran covid-19. Cara mengantisipasinya, selain penerapan protokol kesehatan, juga melakukan vaksinasi dengan target herd imunity.

“Nah, evaluasi PTM ini juga sangat penting dilakukan untuk mencegah kluster baru, mereka juga membuat satgas covid-19 disetiap sekolah,” tambahnya.

Selain itu, Faizal berharap dengan vaksinasi pelajar tingkat SMA ini bisa menyumbang target vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah yaitu 70-80 persen.[REL]

BEKASI TOP