Posbekasi.com

LPM Bantargebang Berbagi Bansos untuk Ratusan Anak Yatim Piatu

Ketua LPM Samsudin didampingi Ustadz A. Sharoni bersama para Ketua RW di Kecamatan Bantargebang menyalurkan bantuan sosial kepada 366 anak yatim piatu di wilayah RW02, Ahad (15/8/2021). [Posbekasi.com /Riky]

POSBEKASI.COM | BANTARGEBANG – Menyambut HUT RI ke-76 pada 17 Agustus 2021, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)  Bantargebang, Samsudin SH, kembali menjalankan program bantuan sosial (Bansos) kemanusiaan, Ahad (15/8/2021). Bansos difokuskan untuk meringankan beban anak-anak Yatim Piatu di masa Pademi Covid-19 yang sedang mendera di Indonesia khususnya di Kota Bekasi.

Penyaluran bansos diberikan kepada 10 RW yang berada di Kelurahan Bantargebang dilakukan secara simbolis di wilayah RW 02 berlangsung di rumah Ketua RT06/02 Samsuli di Jalan Nurulhuda, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua RW 02 Ujang Harhara beserta seluruh Ketua RT yang berada di wilayah RW 02, Ustadz A. Sharoni bagian keagamaan di pengurusan LPM Bantargebang, dan Ketua Karang Taruna Sub RW 02.

Dalam sambutannya, Ust A. Sharoni mengatakan bahwa semenjak Ketua Samsudin menjadi Ketua LPM Bantargebang mempunyai program yang mulia selain program pembangunan yaitu ada dua program keagamaan yaitu, program bantuan operasional untuk tempat ibadah masjid, mushola, dan Majelis Ta’lim yang berada di kelurahan Bantargebang sebanyak 122 unit.

“Kedua program mulia yakni bantuan untuk anak yatim sebanyak 366 anak yatim tetapi untuk periode pencairan besok akan tambah lagi usulan lebih banyak anak yatim menerima bansos,” ungkap Ustadz Sharoni.

Sementara, Ketua RW 02 Ujang Harhara mengapresiasi berterima kasih kepada pengurus LPM.

“Syukur alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pengurus LPM Bantargebang yang sudah berjalan 4 kali semenjak Samsudin terpilih menjadi Ketua LPM Bantargebang. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak asuh kami dalam menyambut 17 Agustus Kemerdekaan Negara kita ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Ujang menyampaikan bahwa anak-anak merasa terharu dan senang karena di tengah wabah Covid-19 yang mendera perekonomian. “Mereka merasa masih ada yang memperhatikan, membuat mereka sejenak seolah lupa dengan situasi pandemi ini,” katanya.

Selanjutnya Ujang berharap agar anak-anak yatim ini tidak terkena dampak penyebaran Covid-19 yang sedang melanda bangsa kita dan tetap tercukupi kebutuhan pangannya serta kebutuhan dasar lainnya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menginspirasi masyarakat untuk menyisihkan rejeki yang mereka miliki untuk meringankan beban anak-anak yatim piatu yang berada di RW02,” pungkasnya.[RIK]

BEKASI TOP