
POSBEKASI.COM | MALANG – Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat beserta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melakukan beberapa pembahasan dan pembandingan data terkait Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dengan Dinas Pendidikan Kota Malang yang ada khusus di wilayah Kota Malang dan umumnya di wilayah Jawa Timur untuk tahun 2021.
Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc, pada studi banding ada beberapa point yang dapat dikembangkan di Jabar.
“Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Jawa Timur ini memiliki pola dasar yang hampir sama. Dinas Pendidikan Jawa Timur menerapkan Indeks Kemahalan, sehingga bantuan kepada sekolah-sekolah itu tergantung kepada indeks kemahalan tersebut. Ini yang akan di adopsi oleh dinas PendidikanJawa Barat agar membuat kita mempunyai peluang untuk menyeimbangkan angka-angka yang ada di daerah mahal. Contoh seperti Kota Bandung dengan perbandingan daerah terpencil seperti contoh Ciamis atau Pangandaran kemudian kita kompensasi kan angka-angka itu di sana,” ujar Abdul Hadi Wijaya.
“Harapannya semoga dengan kita sudah melihat dan berdiskusi terkait BPUMPD di Jawa Timur, ada beberapa program ke depan yang dapat kita rumuskan untuk perkembangan pendidikan di Jawa Barat,” pungkasnya.[REL]

