Cintai Allah Sepenuh Hati

KH.Abdullah Gymnastiar

POSBEKASI.COMSaudaraku, semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa sadar bahwa segala gerak-gerik, tutur kata dan bisikan-bisikan di dalam hati senantiasa diketahui oleh Allah Swt. Semoga kita menjadi hamba hamba Allah Swt yang semakin yakin kepada-Nya. Semoga Allah senantiasa melimpahi kita kekuatan sehingga kita senantiasa senang untuk terus-menerus mendekat kepada-Nya. Nikmatnya ibadah, nikmatnya shaum, nikmatnya shalat, nikmatnya dzikir, hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang senang untuk dekat kepada Allah Swt.

Juga semoga Allah Swt memberi kita kekuatan sehingga kita bisa bersabar ketika menghadapi kepahitan yang terjadi di dalam hidup kita. Kesabaran di dalam menghadapi bertubi-tubinya cobaan. Kesabaran seperti ini pun hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang senang membina dirinya untuk selalu cinta kepada Allah Swt. Semakin cinta kepada Allah, maka semakin mampu menikmati segala apapun yang Allah sukai.

Dalam salah satu haditsnya Rasulullah Saw bersabda, “Ada tiga perkara yang jika itu semua terdapat pada diri seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman. Yaitu, Allah dan RasulNya lebih dia cintai dari selain keduanya, dia mencintai seseorang yang dia mencintainya hanya karena Allah, dan dia benci kembali kepada kekafiran setelah diselamatkan Allah darinya, sebagaimana dia benci jika dicampakkan ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari Muslim).

Saudaraku, kita harus senantiasa memeriksa ke dalam diri kita dengan pertanyaan, “Siapa sebenarnya yang paling kita cintai?” Karena sesungguhnya cinta tersebut akan menguasai hati dan pikiran. Ketika kita mencintai sesuatu, maka biasanya rasa cinta pada sesuatu tersebut akan mendominasi hati dan pikiran kita.

Penting untuk kita selalu memeriksa ke dalam diri, siapa atau apakah yang mendominasi hati dan pikiran kita. Siapa atau apakah yang selalu kita ingat ingat. Siapa atau apakah yang selalu
kita dambakan ada di dekat kita tanpa pernah menjauh. Siapa atau apakah yang membuat kita rela berkorban untuknya, membuat kita mau melakukan apa saja yang disukainya dan membuat kita takut seandainya sampai mengecewakannya.

Apakah dia itu atasan, karena ada orang yang sangat takut oleh atasan dan dia rela mengikuti apa saja yang diinginkan oleh atasannya. Dia melakukan apa saja yang bisa membuat senang atasannya. Atau, apakah dia itu klien bisnis, karena banyak orang yang lebih mengutamakan urusan dengan klien bisnis daripada dengan yang lainnya. Dia luangkan waktu, dia tunda segala macam aktifitas demi melayani klien bisnisnya.

Sebelum kita membahasnya lebih dalam, mari kita telusuri terlebih dahulu makna cinta kepada Allah Swt.

sumber : Buku Cintai Allah Sepenuh Hati karya Aa Gym

KH. Abdullah Gymnastiar

Pin It

Comments are closed.