
“Sampai saat ini situasi bahaya pandemi Covid-19 (masih tinggi. Makanya kita tidak menganjurkan adanya demo besok,” tegas Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2020).
Namun, Nana menyebut meski tidak mengeluarkan surat untuk demo besok pihaknya juga akan siap mengawal adanya aksi unjuk rasa.
“Kami siapkan anggota untuk lakukan pengamanan dan juga pengawalan,” ungkapnya.
“Penyampaian aspirasi tidak harus turun ke jalan, kalau harus (menyampaikan aspirasi) bisa bertemu dengan siapa, kita mediasi, cukup perwakilan saja. Ini situasi masih pandemi, kita jaga kesehatan bersama,” tambahnya.
Sebagaimana adanya elemen buruh dan mahasiswa dikabarkan akan kembali melakukan aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law (Cipta Kerja), bertepatan dengan momen satu tahun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.[SUN/COK]

