Satpol PP Segel Cafe, Warga: Pemkot Abai Pantau Disiplin Prokes

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah dan Wakapilrestro Bekasi Kota AKBP Allfian Nurrizal menyegel Broker Coffe & Roastery di Ruko Grand Galaxy City RGO, Jalan Pulau Sirih, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (26/9/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Pemkot Bekasi dinilai abai dan lalai melakukan pemantauan disiplin protokol kesehatan (Prokes) masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) apalagi kini Kota Bekasi sepekan terakhir ini kembali menjadi zona merah

“Bagaimana mungkin cafe di Grand Galaxy bisa abai dan luput dari pantauan Pemkot. Jelas disitu banyak tempat usaha bisa tak terpantau,” kata salah seorang warga yang ditemui di sekitar Galaxy kepada Posbekasi.com, Ahad (27/9/2020).

Walau kini cafe tersebut telah disegel, pria tersebut menyatakan virus corona bisa saja sudah tersebar terutama kepada mereka yang ada di cafe tersebut.

“Siapa yang bisa menjamin semua orang di cafe tersebut non-reaktif?  Kalau satu orang saja di situ ada yang Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 bagaimana? Menimal Pemkot harus melakukan rapid test pada pekerja cafe disitu agar memastikan Bekasi tidak menambah cluster baru cafe,” ucapnya.

Sementara, Satuan Pamong Praja Kota Bekasi melakukan penyegelan Broker Coffe & Roastery yang berada di Ruko Grand Galaxy City RGO, Jalan Pulau Sirih, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (26/9/2020). Penutupan tersebut menyusul video viral di media sosial yang memperlihatkan para pengunjungnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Pemerintah Kota Bekasi menyegel tempat ini. Supaya ada efek jera untuk lokasi lainnya. Mereka abai terhadap protokol Kesehatan, tentunya ini dapat membahayakan kesehatan diri mereka dan orang lain,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah dalam keterangan tertulisnya, Ahad (27/9/2020).

Dalam penyegelan kali ini dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Bekasi.

Abi menambahkan petugas gabungan juga telah memetakan lokasi usaha yang abai terhadap protap kesehatan.

“Kami telah petakan lokasi mana yang tidak mau patuh protokol kesehatan. Kita akan koordinasi dengan seluruh unsur. Di apel tadi juga sudah saya sampaikan kami dengan unsur tiga pilar, rekan Polri dan TNI akan tindaklanjuti setiap pelaku usaha yang tidak patuh,” tegasnya.

Ia berharap, seluruh pelaku usaha dapat mematuhi aturan protokol kesehatan. Salah satunya, setiap cafe dan rumah makan batas makan di tempat sampai pukul 21.00.

Sebelumnya, video pengunjung kafe yang sedang berkerumun tanpa memperhatikan protokol kesehatan viral di media sosial. Dalam video itu, pengunjung cafe pada Jumat malam 25 September 2020 tidak mematuhi protokol kesehatan.[ISH/RIK/RED]

Pin It

One thought on “Satpol PP Segel Cafe, Warga: Pemkot Abai Pantau Disiplin Prokes

  1. Pingback: Terungkap, Tanpa Sosialisasi Kasat Pol PP Segel Cafe di Galaxy | Bekasi Online