Destinasi Wisata Kota Bekasi Masih Buka Masa Pandemi, Pelancong Wajib Patuhi Prokes

Curug Parigi, Bantar Gebang.[Dok.Istimewa]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Bekasi dimasa pandemi Covid-19.
.
Mengingat Masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru di Kota Bekasi diperpanjang, sejumlah tempat wisata di Kota Bekasi masih di buka. Dibukanya tempat wisata alam tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi terus melakukan monitoring secara masif kepada pelaku usaha kepariwisataan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk kepada para pengunjung.

Ini Prokes yang harus dipatuhi:

1. Mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker.
2. Melakukan pengecekan  suhu  badan  bagi  seluruh  pekerja  sebelum  mulai bekerja dan pengunjung secara sopan di pintu masuk < 37,3 C dengan menggunakan Thermo Gun.
3. Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai
4. Menyediakan hand sanitizer dan mudah diakses oleh pekerja dan konsumen/pelaku usaha.
5. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan dapat membuktikan hasil test COVID-19 seluruh karyawan.
6. Melakukan pembersihan dan disinfeksi sebelum beroperasional dan secara berkala di area kerja dan area publik.
7. Memasang media  informasi  untuk  mengingatkan  pekerja,  pelaku  usaha dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik dan mencuci tangan.
8. Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1,2 meter
9. Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan

Tempat  wisata alam yang dapat di kunjungi masyarakat masa pandemi:

1. Curug Parigi (Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang)
2. Kampung Budaya Kranggan (Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna)
3. Hutan Bambu Kota Bekasi (Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur)
4. Kampung Bali (Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara).
5. Situ Rawa Gede (Kelurahan Bojong Menteng,Kecamatan Rawalumbu)

Pemerintah berharap dari keterpurukan secara ekonomi menjadi ketertarikan masyarakat untuk bangkit dan kesehatan menjadi keharusan juga kesiapsiagaan menjadi kenyamanan serta dapat meningkatkan perekonomian kemasyarakatan dalam masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru di Kota Bekasi.[ISH]

Pin It

Comments are closed.