Semburan Lumpur Berbau Gas Setinggi 10 Meter di Jatirangga Mulai Ditutup Tim DLH Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Kapolrestro Bekasi Kota meninjau semburan lumpur dari sumur bor di Jalan Lembur 1 No 31 Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Sabtu (5/9/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Semburan lumpur berbau gas setinggi 10 meter akibat kebocoran sumur bor yang tak jauh dari pabrik air minum di Jalan Lembur 1 No 31 Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Sabtu (5/9/2020), ditindaklanjuti Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi dengan mengantisipasi semburan tersebut menggunakan batu dan semen sehingga mengurangi dampak semburan yang banyak.

Terkonfirmasi Lurah Jatirangga bahwa benar adanya musibah itu terjadi karena adanya pengeboran sumur, akan tetapi malah semburan air yang keluar cukup besar.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Ahad (6/9/2020), meninjau langsung sekaligus memastikan sumur tersebut sudah ditindaklanjuti Tim DLH Kota Bekasi.

DLH Kota Bekasi telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat untuk melangsungkan pengecekan penyebab hal tersebut dan juga di infokan bahwa pemilik tanah tersebut juga sudah memanggil ahli geologi agar sumber kebocoran tersebut bisa teratasi dengan cepat.

“Sampai saat ini masih ditangani Tim dari pemilik untuk dilakukan perbaikan, juga dari Tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi yang masih mengerjakan di lokasi tersebut,” kata Wali Kota saat meninjau semburan lumpur tersebut bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko, Camat Jatisampurna Wahyudin, dan Lurah Jatirangga Apandi.[ISH]

Pin It

Comments are closed.