Putuskan Mata Rantai Corona, Polisi Bekasi Larang Warga Tak Makan di Restoran

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat memberi imbauan kepada warga untuk tidak makan di restoran demi menjaga keamanan dan kesehatan di sejumlah tempat kuliner di Perumahan Harapan Indah, Kota Bekasi, Kamis (26/3/2020). [POSBEKASI.COM/SFN]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Polisi kini sasar restoran besar dan restoran saji cepat untuk turut membantu memutuskan mata rantai penyebaran wabah pandemi virus corona (Covid-19) yang kini tersebar di 27 provinsi di Indonesia dan 196 negara di dunia.

“Ada belasan tempat kuliner seperti restoran besar dan restoran saji cepat yang kita himbau untuk bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Ini penting bagi restoran yang kerab dikunjungi konsumen perlu diantisipasi sejak dini,” kata Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, SH, kepada Posbekasi.com, Kamis (26/3/2020).

Sejumlah tempat kuliner yang didatangi Kapolsek bersama anggotanya untuk mensosialisasikan dan memberikan imbauan pencegahan penyebaran virus corona di kawasan Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis (26/3/2020), di antaranya, KFC, Burger King, RM Kabayan, RM Pangandaran, Pizza Hut, Yosinoya, Starbucks, RM Suroboyo, Abuba Stake, AW, RM Sederhana, Wendys, McD, dan Richeese Factory.

“Selain memberi imbauan langsung kepada pemilik atau manager restoran, kami juga mengimbau kepada konsumen untuk tidak menyantap makan di restoran, lebih baik dibawa pulang guna mencegah kerumunan orang yang dapat menjadi penyebaran corona. Ini untuk keamanan dan kesehatan kita bersama,” ungkap Kompol Agus Rohmat.

KLIKPolsek Medan Satria Sebar Maklumat Kapolri Larang Warga Berkumpul Hingga Timbun Sembako

Lebih lanjut Kapolsek menegaskan pemilik restoran menyediakan tempat menunggu (antrian) di dalam restoran diberikan tempat duduk pembeli dengan jarak 2 meter. “Pihak restoran juga wajib menyediakan hand sanitizer atau wastafel,” terang Kapolsek.

Selain itu, petugas pelayan restoran diwajibkan menggunakan masker termasuk sarung tangan serta menjaga kebersihan termasuk tempat kursi antrian konsumen sebaliknya diberikan kursi lipat yang gampang dibersihkan.

“Para pelaku usaha maupun pelayan restauran kita tekankan agar mereka langsung menyampaikan pada konsumen tidak makan di restoran, makanan dibawa pulang,” tegasnya.

Hinga semua tempat kuliner yang didatangi Polsek Medan Satria mensosialisasikan anjuran pemerintah dan menjalankan amanat Maklumat Kapolri berjalan kondusif. “Sampai saat ini situasi dan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medan Satria InsyaAllah berlangsung lancar,” pungkasnya. [SFN]

Pin It

One thought on “Putuskan Mata Rantai Corona, Polisi Bekasi Larang Warga Tak Makan di Restoran

  1. Pingback: Polisi Bubarkan Warga Membandel di Warnet dan Cafe | Bekasi Online