8 Terduga Teroris JAD Bekasi Simpan Bom Ditangkap Densus 88

Senjata api dan tajam yang ditemukan dari 8 terduga teroris JAD Bekasi yang ditangkap Densus 88 Anti Teroris, Senin (23/9/2019). [IST]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Delapan orang terduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi,  Jawa Barat, dan di Cilincong,  Jakarta Utara, ditangkap secara terpisah oleh Detasmen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris, Senin (23/9/2019)

Kedelapan orang tersebut merupakan kelompok Abu Zee,  dimana Densus 88 mengawali penangkapan pagi tadi terhadap Abu Zee Ghurobah (28) di Jalan Raya Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pukul 05:45.

Selanjutnya Densus menangkap Haydar (21) dan Igun Gunawan (19) di rumah kontrakan,  Jalan Desa Tridaya Sakti 48, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, pukul 06:05.

Kemudian Densus 88 menangkap Asep Rony (23) dan istrinya Sutiah (19) di Perumahan Alamanda Regency, Blok N, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi,  pukul 07:05. Sandi Purnama (18) ditangkap di Jalan KH. Mas’ud, Tridaya Sakti, Tambun Selatan,

Lalu Densus menangkap Awal Septo Hadi (26) di rumah kontrakan Jalan Aren Jaya 2 No. 53 Rt 007/002 Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi,  dan Mohamad Arsad alias Mury (20) di Jalan Taruna Raya, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pukul 08:06.

“Iya betul, kelompok JAD Bekasi dan JAD lainnya. Saat ini sudah dilakukan preventif strike dibeberapa lokasi guna mencegah serangan aksi teror,” kata Kepala Biro Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo  dikonfirmasi Senin (23/9/2019).

Penggerebekan yang dilakukan Densus 88 menemukan sejumlah senjata api berbagai jenis,  pisau sangkur dan bahan peledak berdaya ledak tinggi.

“Telah ditemukan materi bom berbahan TATP (high explosive) dan beberapa bukti-bukti berbahaya lainnya. Tim Densus 88 masih berada di tempat kejadian perkara (TKP). Tim masih di lapangan,” kata Dedi.[COK/POB]

Pin It

Comments are closed.