BPJS Kesehatan Bekasi Gandeng Binaragawan Sosialisasikan JKN KIS

Ade Rai menyosialisasikan Program JKN KIS

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Bekasi meyosialisasikan program JKN-KIS kepada masyarakat di wilayah Kota Bekasi.

“Hingga saat ini ada sekitar 222 juta penduduk Indonesia sudah terdaftar di BPJS Kesehatan atau kira-kira hampir 89 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Untuk di Kota Bekasi sendiri, jumlah peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bekasi per 31 Mei 2019 sebanyak 1.5 juta penduduk atau 78.5 persen dari total penduduk Kota Bekasi,” jelas Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bekasi, Siti Farida Hanoum, Kamis (8/8/2019).

Bahkan untuk meningkatkan pelayanan, mutu, dan kualitas dalam memasuki tahun kelima program ini berjalan, BPJS Kesehatan mengembangkan sistem layanan melalui digital termasuk pengembangan sistem sarana pengaduan pelayanan.

Dalam sistem digital melalui Mobile JKN dikembangkan lima ekpektasi seperti peningkatan kemudahan informasi layanan, kemudahan mendaftar, kemudahan kepastian membayar premi, kemudahan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan dan adanya sarana pengaduan.

“Mobile JKN untuk one stop service. BPJS Kesehatan mengembangkan aplikasi guna mendukung sistem layanan dan keberlangsungan program ini. Selain melalui Mobile JKN, ada juga sarana pengaduan bisa melalui call center 1500-400, aplikasi Lapor di Kantor Staf Presiden kemudian sarana website BPJS,” jelasnya.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan Cabang Bekasi menggelar sosialisasi Program JKN-KIS kepada komunitas-komunitas di wilayah Kota Bekasi yang diselenggarakan pada Kamis (13/6/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bekasi Siti Farida Hanoum, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi Kori Altea, Anggota Tim Walikota Untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan (TWUP4) Kota Bekasi, Ihsan, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Mas Herlanto, dan selaku narasumber Pola Hidup Sehat sekaligus Brand Ambassador BPJS, artis dan binaragawan Ade Rai.

Brand ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai menyampaikan tips kesehatan dan perilaku yang perlu diubah guna menjaga kesehatan. Selama penyampaian kurang lebih satu jam ini, Ade Rai mencoba mengajak peserta menerapkan hidup sehat mulai dari sekarang dan tidak ada kata terlambat.

Menurutnya demi menjaga kesehatan perlu dilakukan pola makan yang seimbang dan kurangi asupan gula dalam kandungan karbohidrat dan ditambah dengan aktifitas fisik sehari-hari.

“Perilaku individu merupakan penyebab sebagian besar penyakit, pola makan yang tidak beraturan, pemilihan jenis makanan yang salah, serta malasnya untuk berolahraga adalah investasi jangka panjang untuk membuat badan kita menjadi sakit,” ujar Ade Rai.

Ade Rai pun memberikan beberapa tips dalam memilih makanan sehat, yakni dengan melihat kandungan makanan yang akan dikonsumsi haruslah seimbang, berapa kebutuhan kalori, lemak, dan gula yang badan kita perlukan sehingga tidak kelebihan yang akan memicu berbagai macam penyakit nantinya.

Ia juga mengatakan bahwa dengan menjaga tubuh sendiri maka itu termasuk dalam sedekah karena biaya yang ada bisa digunakan untuk masyarakat lain yang sakit

“Kita harus turut menyukseskan program pemerintah untuk mengganti biaya pengobatan ini karena dengan gotong royong, lima orang sehat menyelamatkan satu orang sakit. Tergantung tingkat keseriusan penyakit. Bisa 30 orang membiayai satu orang sakit sedang. Bahkan 500 orang sehat membiayai satu orang sakit kronis. Kita bersedekah caranya dengan menjaga kesehatan,” ungkap Ade Rai. **

 

Sumber : Dakta.com

Pin It

Comments are closed.