Aksi Sadis Geng Motor All Star Cibitung Dihadiahi Timah Panas

Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Chandra Sukma Kumara memperlihatkan barang bukti clurit yang digunakan Geng Motor All Star Cibitung untuk membucok korbun setiup kuli beruksi, di Mupolrestro Bekusi, Kumis (1/8/2019).[IST]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Geng Motor All Star Cibitung terkenal sadis tak segan-segan melukai bahkan membunuh korban dengan senjata tajam (sajam) beranggotakan belasan orang remaja berusia antara 17-20 an tahun digulung Tim Cobra Polres Metro Bekasi.

Aksi begal Geng Motor All Star Cibitung itu terhenti setelah polisi berhasil menciduk enam pelaku dan diberi timah panas yang bersarang di kaki pelaku sadis yang kerab membacok korban dengan clurit setiap kali beraksi.

Polisi menggulung komplotan tersebut setelah mendapat laporan aksi sadis mereka yang membacok korban hingga tewas setelah dirawat di rumah sakit.

Korban Oyan Nasruldin (20) yang dibegal di Fly Over Tegal Gede, Rabu (24/7/2019), dibacok para pelaku hingga kritis, dirawat selama empat hari di RS Karya Medika 1, akhirnya meninggal dunia akibat luka bacokan di leher, tangan dan punggung.

“Yang terakhir aksi mereka mengakibatkan korban Oyan meninggal pada Svbtu (27/7/2019), karena luka bacok yang parah. Mereka menjalankan aksi dini hari ketika keadaan jalanan sepi,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara, kemaren.

Keenam pelaku yang berhasil digulung di kos-kosan seputar Cikarang Barat itu, YS (17), W (17), NE (18), AF (18), D (20), dan SS (23).

“Mereka mengaku sudah 11 kali beraksi di wilayah Kabupaten Bekasi. Motor hasil begal itu dijual di daerah Karawang. Kita masih memburu dua orang lagi,” katanya.

Modus geng motor tersebut kata Chandra, pelaku memepet korban kemudian mendorong dan membacok hingga korban terjatuh dan sepeda motor dibawa kabur. “Mereka beraksi di seputaran Cikarang,” katanya.[RIK/SYM/POB]

Pin It

Comments are closed.