NETIZEN : Pencalonan Adik Neneng Upaya Dinasti Politik

Tuti Yasin (tengah) mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Bupati Bekasi.[IST]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Adik mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Tuti Yasin, ikut penjaringan DPD Golkar Kabupaten Bekasi untuk mendaftar menjadi Cawabup Bekasi karena saat ini posisinya sedang kosong.

“Saya ingin membangun bersama Bang Eka (Bupati) untuk Bekasi lebih baik, lebih maju, seperti semboyan Bekasi Baru Bekasi Bersih,” kata Tuti usai mendaftar di Kantor DPD Golkar, Cikarang Utara, yang dikutip dari Antara, Senin (1/7/2019).

Diberitakan Dakta.com, Selasa (2/7/2019), pendaftaran adik dari Neneng, tersangka suap Meikarta itu menimbulkan kontroversi di masyarakat. Pasalnya, mereka khawatir kepemimpinan Tuti Yasin jika terpilih menjadi Wabup Bekasi akan membawa wilayah Kabupaten Bekasi semakin buruk.

Dikuti dari Instagram @radiodakta, banyak reaksi netizen yang berkomentar. Namun kebanyakan dari mereka menolak dan tidak setuju jika Tuti Yasin terpilih menjadi Wakil Bupati Bekasi.

“Mudah-mudahn ga kepilih biar jadi pelajaran buat semua keluarganya yg juga menikmati hasil korupnya neneng…. Herannya rasa malu udah ketutup sm ketamakan.. Astagfirulloh..,” ujar @mariah.rosidi.

Ada juga yang merasa heran atas pencalonan adik Neneng Hasanah Yasin ini. Bahkan ada yang berkomentar jika pencalonnya sebagai bagian dari dinasti kekuasaan.

“Heran.. emang di bekasi gak ada yg lain apa? ucap @ekaprajayadi

“Mau bikin dinasti cendana yaa hehe,” tulis @permana.gyy

“Haduh…. kompromi politik,” ujara @d_rafa_naura_hermawan

Selain puluhan pendukungnya, Tuti juga didampingi tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi Damin Sada yang mengaku sengaja datang untuk memberikan semangat kepada putra/putri asli Kabupaten Bekasi.

“Kalau yang ikut mencalonkan diri putra/putri Bekasi semua, saya enggak mau ikut campur, masa bodoh. Namun, di sini ujug-ujug (tiba-tiba) ada orang luar Bekasi,” kata Damin.

Menurut dia, pendaftaran Cawabup Bekasi berbeda dengan pelaksanaan pilkada. Sehingga sudah sepantasnya kekosongan jabatan wakil bupati diisi oleh putra/putri Bekasi.

“Sejelek-jeleknya putra/putri Bekasi masih mikirin daerahnya sendiri. Kalau yang lain, belum tentu. Jadi, saya berharap semua dukungan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar Damin.

Jabatan Wakil Bupati Bekasi, kosong pasca KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah sebagai tersangka suap. Wakil Bupati Bekasi Eka Supria kala itu pun diangkat jadi Plt Bupati Bekasi pada Oktober 2018 lalu dan posisi wakilnya kosong hingga Juli 2019. **

Pin It

Comments are closed.