Kapoles Minta Bidan Bekasi Laporkan Hoax

Sosialisasi toleransi dan keberagaman kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bekasi, di Gedung Auditorium BSI Square Teluk Pucung, Bekasi Utara, Rabu 6 Maret 2019.[IST]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapoles Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, dan Kapten Agus sosialisasi toleransi dan keberagaman kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bekasi, di Gedung Auditorium BSI Square Teluk Pucung, Bekasi Utara, Rabu 6 Maret 2019.

“Hoax adalah berita bohong, hoax dapat memecah belah bangsa, maka dari itu saya berharap dengan adanya sosialisasi ini kita bersama-sama hadapi hoax dan berperang terhadap hoax,” kata Kombes Indarto.

Kombes Indarto berpesan agar segera melaporkan atau boleh menanyakan mengenai kabar berita real atau hoax melalui telepon selulernya yang aktif selama 24 jam penuh untuk melayani warga Kota Bekasi.

KLIK : Tokoh Lintas Agama Kota Bekasi Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

Sementara, Rahmat Effendi memberikan kesempatan untuk para anggota IBI yaitu mengenai permasalahan yang ada di sekitar masyarakat dan di Pemerintahan, yaitu mengenai lamanya dalam mengurus surat ijin praktek bidan.

Walikota janji membantu dalam perijinan dalam dua hari bisa langsung jadi dengan persyaratan semua syarat sudah terverifikasi dan terdaftar di IBI maka surat ijin praktek bidan dapat segera dicetak.

Terkait sampah limbah medis kata Rahmat, tidak boleh membuang limbah medis sembarangan. Dinas Kesehatan Kota Bekasi dapat memfasilitasi pembuangan limbah medis dengan cara memfasilitasi kerjasama antara bidan yang tergabung dengan IBI untuk bekerjasama dengan pihak swasta.[ISH/POB]

Pin It

Comments are closed.