Bekasi Online

Dinas Tata Kota Bekasi Kaji Kelayakan Apartemen Lagoon

Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi.[IST]
Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi.[IST]
POSBEKASI.COM – Dinas Tata Kota Bekasi mekaji peristiwa runtuhnya tangga darurat Apartemen Grand Kamala Lagoon yang menewaskan Pajar Sidik, 24 tahun, untuk mempertimbangkan pemberian Sertifikat Layak Fungsi (SLF) pada pembangunan Tower Emerald North Grand tersebut.

“Kita sedang melakukan kajian sebagai bahan pertimbangan SLF,” kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bangunan Dinas Tata Kota Bekasi Krisman Irwandi, kemaren.

Dikatakannya, kajian yang akan dilakukan pihaknya terkait dengan standar kelayakan fungsi dan material bangunan komersil. “Proses pembangunannya akan terus kita pantau. Bila ternyata hasilnya tidak layak, bisa saja SLF-nya tidak kita keluarkan,” katanya.

Dikatakannya, pihak kontraktor apartemen yakni PT PP merupakan pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas insiden yang melukai dua orang pekerjanya yakni Pajar Sidik dan korban selamat yakni, Omen, 21 tahun.

Insiden reruntuhan yang mengubur dua pekerja itu pada Rabu 4 Januari 2017, dimana Pajar Sidik baru dapat dievkuasi 30 jam oleh Basarnas.[ISH/BEN]

BEKASI TOP