
Monitoring Evaluasi Anggaran Tahun 2018 dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program kerja yang telah dilaksanakan dan apa saja kendala yang dihadapi dari dinas terkait.
Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Nia Purnakania mengatakan, kegiatan monitoring merupakan kegiatan yang selalu dilakukan menjelang akhir tahun untuk mengontrol kegiatankegiatan yang telah dilakukan oleh mitra kerja dari Komisi IV.
“Banyak kegiatan mitra kerja yang perlu kita pantau sebagtai pertanggungjawabannya,” ujar Nia disela-sela monitoring UPTD ESDM Wilayah III Purwakarta, Selasa 30 Oktober 2018.

KLIK : Komisi IV DPRD Jabar Monitoring Pembangunan Masjid Al Jabbar Cipeuyeum Cianjur
Untuk pemenuhan hingga mencapai 100 persen maka Komisi IV akan mensuport kebutuhan yang di perlukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
“Target kedepannya tentu semua lapisan masyarakat dapat merasakan program elektrifikasi,” singkat Nia.
Kepala Cabang Uptd ESDM Wilayah III Purwakarta Tedy Rustiady menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan Komisi IV sebagai mitra kerja untuk evaluasi 2018 terdapat beberapa kegiatan yang masih rendah pencapaiannya karena masalah non teknis seperti kurang atau berubahnya data-data yang ada seperti yang terdapat dalam program lisdes listrik masuk desa.
“Justru diperlukan masukan yang lebih akurat untuk pengawasan,” ucapnya.
Sementara untuk tahun 2019 program kerja yang akan menjadi andalam atau prioriyas utama, Tedy mengatakan terdapat kegiatan pembinaan pengawasan di berbagai sektor. Di antaranya pengawasan air tanah dan tambang.[REL/POB]

