Bekasi Online

Persoalan E-KTP Jadi Keluhan Utama Warga Kabupaten Bekasi

Ilustrasi

KABUPATEN BEKASI | POSBEKASI.COM –  Persoalan E-KTP selalu menjadi keluhan bagi warga negara Indonesia, karena proses pengurusannya yang dirasa sulit.

Padahal e-KTP sangat penting dimiliki setiap warga negara, apalagi menjelang pemilihan umum 2019, yang mewajibkan menggunakan e-KTP sebagai syarat menyoblos.

Seperti di Kabupaten Bekasi yang menjadi keluhan utama warga terkait pesoalan e-KTP. Banyak warga Kabupaten Bekasi yang mengeluhkan seringnya jaringan offline, tidak tersedianya blanko di kecamatan, dan lainnya.

“Memang sering kali aduan yang datang dari masyarakat adalah permasalahan e-KTP. Seperti jaringan offline, pungli, blanko, dan lainnya,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtadi Muntaha dalam Swara Bekasi di Radio Dakta, Kamis (20/9).

Menurutnya hal itu harus disikapi langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Eka Atmaja untuk menampung keluhan dari masyarakat. Sebagai pem-backup, katanya, Wakil Bupati Bekasi harus tegas terhadap perangkat daerah yang tidak kompeten melayani masyarakat.

“Selain itu perlu ketegasan juga dari Wakil Bupati kepada pegawai yang kurang maksimal melayani masyarakat. Sehingga tidak ada lagi keluhan tentang e-KTP ini,” ucapnya.

Ia mengatakan pihaknya juga akan membahas persoalan e-KTP dalam rapat APBD perubahan 2018 DPRD Kabupaten Bekasi pada Jumat (21/9).

“Besok kita akan sampaikan dalam rapat, untuk menjawab keluhan-keluhan dari masyarakat terkait persoalan e-KTP ini,” ujarnya. dakta

BEKASI TOP