Bekasi Online

“Hoegeng” Orang Baik dan Orang Penting [Sambungan-7]

Memang baik menjadi orang penting. Tapi lebih penting menjadi orang baik -Hoegeng Iman Santoso-

Hoegeng Iman Santoso

POSBEKASI.COM – Oleh: Chryshnanda DL

Pekerjaan polisi merupakan seni dalam mewujudkan organisasi yang pembelajar, humanis, dan profesional. Dalam konteks ini, polisi dituntut untuk dapat melakukan penyadaran, bukan karena ketakutan atau paksaan. Tentu saja polisi tidak boleh bermain-main dengan hal-hal yang ilegal.

Seni dalam pemolisian dapat dipahami pertama sebagai bagian dari inovasi dan kreatifitas. Fungsinya  merupakan  sarana kontak antara polisi dan masyarakat, bukan semata-semata hubungan formal, normatif, tetapi hubungan yang saling mendukung, saling terkait, dan saling mempengaruhi.

Kedua, seni dalam pemolisian sebagai bagian dari penataan dan perlindungan terhadap lingkungan dan sumber daya alam. Pelestarian  lingkungan hidup merupakan bagian dari keteraturan sosial yang juga wajib dipahami oleh petugas polisi dengan harapan para petugas polisi tidak lagi terlibat dengan hal-hal yang bersifat illegal.

Ketiga, sebagai penjaga kehidupan, tentu dalam berbagai pelayanannya, kepolisian dirasakan aman, nyaman, asri, dan humanis. Semua itu mencerminkan upaya untuk kemanusiaan dan memanusiakan sesama. Keempat sebagai pembangunan peradaban pemolisian  dapat disandingkan dengan produk kebudayaan berupa karya seni baik, lisan,suara, gerak,tulisan,lukis, pahat, dan tata ruang.

KLIK : “Hoegeng” Orang Baik dan Orang Penting [Sambungan-6]

KLIK : “Hoegeng” Orang Baik dan Orang Penting

Pemahaman dan pendidikan tentang seni dan kesenian bagi petugas polisi merupakan frame work dalam menggunakan otak, otot, dan hati nuraninya. Dengan demikian, tugas-tugas polisi akan menjd inspiratif, informatif, dan menghibur.

Contoh, berbagai novel, cerita komik, cerita anak, film layar lebar, film keluarga, dan sebagainya banyak menggambarkan kehebatan dan keberhasilan tugas polisi sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Seni akan membantu polisi mengangkat citra, membangun kepercayaan, membangun jejaring, membangun kemitraan, dan menjadikan ikon kecepatan, kedekatan, dan persahabatan.

Tanpa seni penyelenggaraan tugas-tugas polisi bisa menjadi kaku, kering, layu tidak bergairah, nampak otoriter, angker, eksklusif. Yang dilakukan  bagai orang yang sedang onani . Senang dan menikmati permainan dalam dunianya sendiri sedangkan orang di luar sana muak dan jijik melihatnya. Seni bagi profesi kepolisian akan merubah mind set and culture set.

Apa yang dilakukan polisi akan menunjukkan kekayaan tanpa kemewahan, mengalahkan tanpa merendahkan, mampu memberdayakan dari keterbatasan, mendapat dukungan dengan penuh kerelaan, membangun dialog dalam kemitraan, membangun kesadaran tanpa paksaan.[bersambung]

BEKASI TOP