Bekasi Online

Diskominfostandi Kota Bekasi: Stop Sebarkan Hoax

Ilustrasi

KOTA BEKASI | POSBEKASI.COM – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi mengimbau masyarakat Kota Bekasi berhenti ikut menyebarkan berita hoax.

Berkaitan dengan beredarnya pesan berantai mengenai disadapnya setiap aktivitas chat di WhatsApp, Twitter dan Facebook, pemerintah sendiri telah menyatakan hal itu tidak benar.

KLIK : Pimpin Apel Perdana, Ini Harapan Toto Selama Memimpin di Kota Bekasi

“Ayo kita sama-sama hentikan penyebaran berita hoax, kita harus cerdas memilah informasi yang benar,” kata Kabid Pengelolaan Opini Publik dan Informasi Publik Diskominfostandi Kota Bekasi, Novia Fitriyati, Ahad 2 September 2018.

Menurutnya, Komenterian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) melalui Kepala Biro Humas Ferdinatus Setu telah mengklarifikasi ketidakbenarannya informasi penyadapan penggunaan ponsel. Dapat dipastikan, informasi penyadapan chat dan penggunaan ponsel adalah berita hoax.

KLIK : Daya Tampung Lulusan SD Hanya 20 Persen, Diknas Kota Bekasi Tambah USB SMP

Pemerintah sendiri telah mempunyai aturan terkait penyampaian informasi melalui media sosial yang tertera pada UU ITE pasal 27 sampai pasal 37 Nomor 1 Tahun 2008.

“Pemerintah Pusat melalui Kominfo berupaya untuk terus mengklarifikasi setiap informasi hoax yang beredar. Begitu pula di Kota Bekasi, Diskominfostandi menghimbau agar masyarkat mencari tahu kebenaran berita apakah hoax atau bukan,” jelas perempuan yang akrab disapa Novi.[ISH/POB]

BEKASI TOP