Bekasi Online

Bawaslu Jabar Dorong Partisipasi Publik Awasi Pemilu 2019

Logo Bawaslu Jawa Barat

GARUT | POSBEKASI.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif ikut mengawasi tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Komisioner Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia menegaskan hal tersebut dalam acara Sosialisasi Hasil Pengawasan, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa Dalam Pilkada di Jawa Barat yang berlangsung di Sabda Alam, Garut, Kamis 23 Agustus 2018.

“Masyarakat berperan penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan adil, karena itu Bawaslu membuka ruang kepada organisasi masyarakat sipil (OMS) untuk ikut mengawasi pelaksanaan pemilu,” katanya.

Menurut Yusuf, saat ini daftar calon sementara (DCS) di semua tingkatan sudah diumumkan, publik dapat memberikan tanggapan dan masukan melalui KPU atau Bawaslu setempat sebelum ditetapkan menjadi daftar calon tetap (DCT).

KLIK : Generasi Milenial Deklarasikan Dukung Prabowo-Sandi

“Terlebih pada masa kampanye yang akan dimulai pada 23 September 2018 sampai 13 April 2019, masyarakat dapat melaporkan ke Bawaslu jika mendapati adanya pelanggaran dalam kampanye yang dilakukan oleh parpol maupun caleg,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017, peran pengawasan masyarakat adalah bagian dari hak politik setiap warga negara dalam kehidupan demokrasi.

Terkait dengan pelaksanaan pilkada di Jawa Barat, Bawaslu menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah turut serta dalam mengawasi jalannya pilkada sehingga dapat berlangsung lancar dan sukses.

Berdasarkan catatan Bawaslu Jabar setidaknya di Kota Bekasi  terdapat 14 temuan dan laporan, sedangkan di Kabupaten Bekasi ada enam temuan dan laporan. Total se Jawa Barat sebanyak 452 dugaan pelanggaran.[dakta]

BEKASI TOP