
Namun hanya tiga OPD yang dilakukan pengisian kepala dinas diantaranya Dishub dijabat oleh R.Yana Suyatna, Dinas LH dijabat Jaoharul Alam, dan Dinas Arsip Perpustakaan dijabat Dedi Supriadi.
Sementara untuk BPBD belum dilakukan pengisian, meski sudah ada pemenang lelang jabatan, namun belum diganti karena pejabat lama masih bertugas hingga nanti pensiun di bulan Oktober, selain pengisian jabatan melalui lelang jabatan, juga dilakukan pergantian jabatan atau rotasi 63 pejabat eselon 3 dan 4.
KLIK : Neneng Lantik Tiga Kadis Hasil Lelang Jabatan
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan bahwa rotasi itu merupakan hal yang biasa.
“Terkait dengan pengisian jabatan Kepala OPD yang kosong, hal itu sudah melalui proses lewat tim dari lembaga administrasi negara,” ucapnya di Cikarang, Ahad 22 Juli 2018.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Daris menyayangkan seringnya bupati melakukan rotasi dan mutasi.
“Adanya rotasi dan mutasi itu menghambat penyerapan anggaran, karena pejabat yang terkena mutasi dan menempati jabatan baru tidak mau menjalankan program yang sudah diprogramkan oleh pejabat terdahulu,” pungkasnya.[]
Sumber: dakta.com

