Bekasi Online

Orasi Politik Nur Supriyanto Ganti Presiden Disambut Takbir Ribuan Massa, Ini Tiga Alasan Pilih Ajat-Syaikhu

Nur Supriyanto saat orasi politik Kampanye Akbar Asyik di Lapangan Multiguna Bekasi Timur, Ahad 29 April 2018.[IST]
BEKASI, POSBEKASI.COM – Ketua DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto, mengungkapkan tiga alasan kenapa harus pasangan calon Gubernur Jawa Barata Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) untuk menang di kontestasi Pilgub Jabar 2018.

“Pertama menentukan pertarungan di 2019. Ada apa di 2019? Ganti Presiden!. Ini luar biasa semangatnya masyarakat, mengalahkan semangat kami di partai,” ungakap Nur Supriyanto ketika menyampaikan orasi politiknya disambut Takbir ribuan massa pada Kampanye Akbar Asyik di Lapangan Multiguna Bekasi Timur, Ahad 29 April 2018.

Alasan kedua kata Nur Supriyanto yang juga calon Walikota Bekasi ini, Jawa Barat merupakan provinsi sangat strategis dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia harus dipimpin oleh orang yang tepat.

“Kita butuh tujuh juta lima ratus suara untuk memenangkan Pilgub. Pastikan kita, saudara kita, teman kita coblos nomor tiga…..,” ucap Nur Supriyanto disambut riuh yel-yel ribuan massa yang datang dari berbagai kota dan kabupten di Jabar, di antaranya Kota dan Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung, Garut, Bogor, Depok, dan Sukabumi

Lebih lanjut Nur Supriyanto menyebut alasan ketiga adalah keberhasilan sosok Ahmad Heryawan memimpin Jabar selama dua periode tidak hanya diakui tingkat nasional tapi juga dunia.

“Alhamdulillah sepuluh tahun bersama Kang Aher Jabar maju jadi provinsi terbaik. Ini tak boleh berhenti di 2018. Harus berlanjut hingga 2023 dengan kepemimpinanAjat-Syaikhu. Itulah kenapa kita harus pilih dan menangkan Jabar Asyik,” tutup Nur Supriyanto disambut gemuruh ribuan massa bertakbir “Allah Akbar!!!”.

KLIK : Kumandang Doa Syaikhu Massa Dinaungi Awan, Sudrajat: Pertanda Asyik Bikin Perut Rakyat Jabar Jadi Baluncir

Kampanye Akbar Asyik yang juga Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan kedua paslon Cagub Jabar Sudrajat-Syaikhu berakhir dengan tertib dan masyarkat sangat meapresiasi Kampanye Asyik sebagai Kampanye Damai.[YAN/POB1]

BEKASI TOP