Bekasi Online

Cekcok Karena Ekonomi, Sopir Blue Bird Ditinggal Pergi Istri dan Dua Anaknya

Tuti Helendra bersama kedua anaknya Anindita Azaria dan Muhammad Irsyad Alfath, warga Perumahan Mutiara Gading, Blok C18/19, Desa Telajung, dilporkan hilang meninggalkan rumah sejak Senin 15 Januari 2018.[IST]
POSBEKASI.COM, SETU – Herri Satrio,SE,44 tahun, melapor ke Polsek Setu, Polrestro Bekasi, kehilangan istri dan dua anaknya yang sampai saat ini tidak kembali ke rumah sejak Herri yang berprofesi sebagai sopir taxi Blue Bird di Kawasan Depok, berpamitan untuk bekerja pada Senin 15 Januari 2018, pukul 01:00 dinihari

Warga Perumahan Mutiara Gading, Blok C18/19, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat,  Kabupaten Bekasi, setelah kembali ke rumah selesai bekerja pada Selasa 16 Januari 2018, tidak menemukan istrinya Tuti Helendra,40 tahun, dan kedua anaknya bernama Anindita Azaria,10  tahun, Kelas IV SDN Telajung, Muhammad Irsyad Alfath, 9 tahun, Kelas III SDN Telajung.

“Dari keterangan Herri yang melaporkan kehilangan istri dan dua anaknya kepada Kepala SPKT  Aipda Ugi Handoko di ruang pelayanan Polsek Setu menyatakan, sebelum ia berangkat kerja terjadi cekcok dengan sang istri. Percekcokan tersebut dipicu masalah ekonomi yang membelit keluarga mereka,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, kepada Posbekasi.com, di Mapolsek Setu, Rabu 17 Januari 2018.

Dari keterangan Herri lanjut Kapolsek, istri dan kedua anaknya pergi meninggalkan rumah dijemput seorang laki-laki menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam, namun nomor Polisi mobil tersebut tidak diketauhi.

Ketika pulang kerja dan tiba di rumah, Herri meketok-ketok pintu, tenryata sekian lama ditunggu tidak ada suara dari dalam rumah sampai akhirnya dia memaksa membuka pintu dan tidak menemukan istri dan dua anaknya.

Saat meninggalkan rumah, sang istri yang tidak berpamitan kepada Herri maupun tetangga hingga dia mencari dan menanyakan kesemua saudara juga tidak ada yang mengetauhi keberadaan istri dan kedua anaknya itu.

“Khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada istri dan kedua anaknya, Herri akhirnya melaporkan kehilangan istri dan anak ke Mapolsek Setu, Rabu 17 Janauri 2018,” kata AKP Agus Rohmat.

Herri meminta warga yang mengetauhi ciri-ciri istrinya, dengan tinggi badan 160 cm, rambut hitam lurus, kulit sawo matang, hidung besar, sifat pemalu, bisa menghubunginya di nomor 085718589524.

“Kepada masyarakat yang mengetauhi keberadaan istri dan kedua anak Herri diminta segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau kepada aparat hukum lainnya,” kata Kapolsek.[MIN]

BEKASI TOP