
Sosialisasi tersebut dibuka Kabagren Polrestro Bekasi, AKBP Kiswan, dengan penyampaian materi oleh Dr.Rachelia Salanti, diikuti puluhan personil Pama dan Bintara Polrestro Bekasi, Polsek, PNS serta Bhayangkari jajaran Polrestro Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Setu yang ikut dalam sosialisasi bertemakan “Mengenal Lebih Dekat Osteoatritis”, Dr.Rachelia Salanti menyampaikan megenaia rheumatik istilah non-spesifik untuk setiap keadaan nyeri dan peradangan pada sistem otot dan tulang(muskuloskeletal) termasuk juga gangguan-gangguan pada jaringan ikat.
Gejala umum nyeri dan peradangan (inflamasi) penyakit tergolong rheumatik antara lain, asam urat (gout artritis), jari tangan kelihatan benjol, tulang sendi kaki bunyi.
Sedangkan Osteoartritis adalah, perubahan bentuk sendi distal interphalang tonjolan tulang di atas sendi tarsal akibat osteortritis DIP dan tangan menjadi segi empat (squarring) artritis karpo metakarpal ibu jari
Sementara gambaran klinik; a. Stadium dini nyeri sendi pagi hari setelah sendi tidak digerakan selama beberapa saat, b. Stadiun lanjut setelah melakukan aktifitas, c. Kaku sendi minimal 20 menit pagi hari setelah istirahat.[Aiptu Parjiman-Kasi Humas Polsek Setu]

