Bekasi Online

DPRD Kabupaten Bekasi Selidiki Penyebab Telatnya Pembayaran Honor Guru

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno.[IST]
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno.[IST]
POSBEKASI.COM, CIKARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi akan menyelidiki keterlambatan pembayaran Jasa Tenaga Kerja (Jastek) guru honorer untuk tingkat SD dan SMP dari bulan Januari sampai April 2017 ini.

“Heran saja, kalau masih terjadi keterlambatan pencairan Jastek. Ini harus kami selidiki dimana letak penyebab keterlambatannya. Apakah ada pada Kepala Sekolah, UPTD ataukah Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,” kata anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, dalam keterangan persnya yang diterima Posbekasi.com, Selasa 25 April 2017.

Menurut Nyumarno, sejak awal pembahasan APBD 2017 sudah ia tekankan agar tidak terjadi keterlambatan pencairan Jastek bagi guru honorer di Kabupaten Bekasi.

Bahkan Sekretaris Fraksi PDIP itu bersepakat ada upaya-upaya percepatan mekanisme pencairan Jastek, dengan tetap memperhatikan aturan yang ada dan memegang teguh prinsip kehati-hatian, serta meminta Dinas Pendidikan untuk berkonsultasi dengan Inspektorat jika ada hal-hak yang dirasa penting.

“Termasuk pencairannya, saya waktu itu minta agar di transfer ke masing-masing rekening guru honorer by name by rekening agar tidak terjadi penyimpangan,” katanya.

Diakuinya, mekanisme pencairan Jastek Kabupaten Bekasi sekarang sudah lebih sempurna hanya saja tinggal pengajuan dari Kepala Sekolah dan UPTD ke bagian keuangan Dinas Pendidikan. “Maksimal tiga hari Jastek sudah bisa cair kok,” ujarnya.

Dapat dipastikan tambahnya, tidak ada keterlambatan kalau dari sisi pencairan di bagian keuangan Dinas Pendidikan, karena sekarang dipermudah tidak pakai Ganti Uang persediaan (GU), tetapi pakai semacam LS BEN (seperti sistem SPJ) yang proses pencairannya lebih cepat.

“Kalaupun ada keterlambatan, saya kira dikarenakan dua hal yakni, karena Dinas Pendidikan baru peralihan (mutasi) di bulan Maret, serta mungkin keterlambatan dari Kepala Sekolah dan UPTD itu sendiri dalam proses pencairan ke bagian keuangan,” ucapnya.[SOF]

BEKASI TOP