Bekasi Online

“Pat Gulipat” di Samsat Jaktim, Wajib Pajak Dikenakan Progresif 13 Mobil

Samsat Jakarta Timur.[DOK]
Samsat Jakarta Timur.[DOK]
POSBEKASI.COM – Jasa pengurusan “calo” perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), di Samsat Jakarta Timur, di Jalan DI Panjaitan, By Pass Jakarta Timur, dikuasi biro jasa milik MA menjadi ‘Raja’ dilingkungan tersebut.

“Kalau datang ke sana, gak perlu susah-susah ngantri. Kasih kaki tangannya MA aja sudah selesai semua tinggal terima beres,” kata salah seorang pengurus perpanjangan STNK, Fas yang juga seorang wartawan biasa meliput di Parlemen.

Berawal untuk mengurus perpanjangan STNK mobilnya, Fas warga Bekasi itu dikagetkan saat mau bayar kena pajak progesif karena di klaim memiliki mobil 13 unit.

“Saya kaget. Gak mau terima, dan gak mau bayar. Dari mana saya punya 13 mobil. Mobil cuma satu-satunya. Setelah berdebat, petugas pun akhirnya setuju. Ke-13 mobil yang memakai namanya dihapus,” terangnya, kemaren.

Penasaran akan namanya memiliki 13 mobil, Fas melakukan investigasi dengan cara mencari informasi keberbgai pihak, akhirnya dia menemukan titik kenapa namanya tertera di 13 mobil didalam STNK.

Diyakinnya pula, permain “pat gulipat” di Samsat itu banyak terjadi dengan mencaplok nama orang lain yang diduga dikendalikan biro jasa MA. Hal itu dilihatnya, MA begitu mudah mengendalikan para oknum petugas yang masih bermental “calo”.

“Yang mau bikin sudah ngantri, bisa disalib oleh orang yang ngurus melalui MA. Mereka yang ngurus melalui MA bis selesai kurang dari 1/2 jam. Yang resmi bisa berjam-jam, karena ke salib sejak proses awal cek fisik. Jadi banyak yang melalui dia dengan membayar uang kelebihan Rp300 ribu,” urai warga Bekasi itu.

Hingga sore, pantauan Fas, melihat orang yang diduga MA menunggu di dalam mobil. “Ada oknum yang masuk. Tak lama berselang ke luar,” seperti itu yang saya lihat.

Yang saya menjadi penasaran, masalah memiliki mobil. “Miliki mobil satu bisa jadi 13. Gimana itu, Aneh. Paling tidak kan yang gandakan itu punya foto copy saya. Saya benar-benar aneh. Gak ngerti,” katanya.[TIM]

BEKASI TOP