Bekasi Online

Polisi Setu Manusiawikan Orang Gila Mengamuk

Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa diamankan dengan cara manusiawi oleh aparat Kepolian Polsek Metro Setu.[IMA]
Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa diamankan dengan cara manusiawi oleh aparat Kepolian Polsek Metro Setu.[IMA]
POSBEKASI.COM – Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa ‘gila’ mengamuk di Kampung  Serang RT05/02, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, berhasil diamankan polisi, Selasa 4 Oktober 2016.

Meski lelaki gila itu mengamuk dengan merusak kebun kacang milik warga setempat, namun polisi tetap melakukan penangkapan dengan cara manusiawi.

Lasmat, warga yang melaporkan orang gila yang tengah mengamuk membawa senjata potongan gergaji merusak dan mencabut kebun kacang warga diterima anggota Unit Reskrim Polsek Metro Setu Bripka Alberiyabtoni bersama Pelda Hafit langsung meluncur ke tempat kejadian perkara.

Pria gila yang memegang potongan gergaji itu membuat khawatir warga dan tidak berani mendekat apalagi menghalau pria yang mengenakan topi koplok, berkaos motif wayang dan mengenakan celana pendek serta bersepatu dengan kaos kaki berwarna putih.

Bripka Alberiyabtoni dibantu Babinsa Pelda Hafit, Brigadir M. Saragih dan Binmaspol Desa Taman Sari, Bripka Deri Luvi, tiba di lokasi tidak langsung melakukan penangkapan. Keempat anggota polisi itu tampak merayu pria yang tidak peduli dengan kehadiran polisi itu tetap melakukan pengrusakan kebun warga.

Meski mudah dan cepat bagi keempat polisi itu untuk membekuk dan memaksa pria gila itu menghentikan aksinya, tetapi petugas tetap berusaha untuk melakukan dengan cara-cara manusiawi.

“Akhirnya, aksi pria gila itu dapat dihentikan tanpa kekerasan. Setelah dirayu dan berhasil mengamankan senjata gergaji dari tangan pria itu, kemudian Brigadir M. Saragih memberi sebatang rokok yang membuat pria tersebut patuh dan mau dibawa pergi oleh petugas,” kata Kapolsek Metro Setu AKP Agus Rohmat,SH, melalui Kasi Humas Aiptu Parjiman.

Sebelumnya kata Parjiman, pria yang mengeluarkan kata-kata “ngaco” mengidentikan kekurang warasan mengaku berasal dari Kota Semarang, Jawa Tengah, sempat diberi makan oleh petugas.

Setelah berhasil diamankan, pria itu dibawa dengan mobil Patroli ke Mapolsek. Selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Bekasi tempat penitipan orang gangguan jiwa di Rumah Galuh, Kota Bekasi.

“Meski orang mengamuk itu diketauhi mengidap ganggguan jiwa, kita mengamankannya dengan cara-cara manusiawi seperti layakanya orang waras. Tindakan cepat dan tepat petugas yang memuliakan pria itupun kita layani seperti manusia yang sehat jiwanya,” tambahParjiman.[IMA]

BEKASI TOP