Bekasi Online

Walikota Belum Putuskan Gandeng Swasta Kelola Stadion Patriot

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat memanjat tembok pembatas wilayah Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede.[IDH]
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat memanjat tembok pembatas wilayah Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede.[IDH]
POSBEKASI.COM– Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tengah mempertimbangkan pengelolaan Stadion Patriot Chandrabaga oleh pihak swasta menyusul keterbatasan tim ahli.

“Perlu ada orang yang cakap, yang paham sistematika pengelolaan rumput dan stadion secara keseluruhan demi perawatan bangunan monumental ini,” katanya di Bekasi, kemaren.

Hal itu dikatakan Rahmat saat melakukan inspeksi ke lokasi stadion senilai Rp400 miliar itu di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Dalam inspeksi itu, Rahmat merasa kecewa kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap perawatan stadion menyusul adanya kerusakan rumput lapangan.

Rumput asal Brasil seharga Rp2 miliar di lapangan tersebut rusak lantaran dominasi rumput liar yang menyebar hampir di setiap sudut lapangan.

Rahmat pun mempertimbangkan pelibatan pihak ketiga untuk mengurus stadion tersebut agar hasil karya monumental Pemerintah Kota Bekasi tidak sia-sia.

“Setelah resmi diserahterimakan pengembang, akan diputuskan nantinya konsep perawatan seperti apa yang dipilih,” katanya.

Kalaupun dikelola secara mandiri, kata dia, tentunya tetap harus ada pelibatan ahli yang paham dalam menanganinya.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Kota Bekasi Yusuf Gozali mengakui ketidaksanggupannya menangani rumput yang didatangkan dari Barsil itu.

“Kami baru menangani rumput seperti ini karena belum pernah ada sebelumnya di Kota Bekasi sehingga belum berpengalaman,” katanya.

Pihaknya sekadar memahami rumput tersebut perlu diberi vitamin secara rutin untuk menjaga optimalisasi pertumbuhannya.

Pengadaan vitamin sudah termasuk dalam anggaran perawatan rumput yang dialokasikan sebesar Rp200 juta per tahunnya.[ANT/IDH/IMH]

BEKASI TOP