Bekasi Online

Dua Pelaku Pembobol Kantor Yayasan di Setu Dihajar Massa

Salah seorang pelaku pembobol kantor Yayasan yang diamankan polisi dari amuk massa.[YAN]
Salah seorang pelaku pembobol kantor Yayasan yang diamankan polisi dari amuk massa.[YAN]
POSBEKASI.COM – Dua pelaku pencurian berhasil ditangkap warga saat beraksi mencuri di kantor Yayasan Sekolah Miftahul Falah di Kampung Awilarangan, RT02/01, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu 31 Agustus 2016.

Kedua pencuri SR dan NM, masuk ke kantor yayasan yang menaui SD dan SMP itu dengan cara mencongkel pintu.

Setelah berhasil masuk dan mendapatkan satu unit laptop merk Toshiba, kemudian kedua pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor ke Jalan Raya MT Haryono .

Kedua pelaku yakni SR warga Pakansari, Cibinong, Bogor, dan NM warga Desa Sukajadi, Kecamatan Batu Raja Timur, Palembang, Sumatera Selatan itu, akhirnya berhasil ditangkap dan dihakimi warga.

Kedua pelaku itu mengalami luka akibat pukulan warga yang kesal dengan aksi pencurian rumah kosong yang akhir-akhir ini kerap terjadi.

Manta dan Ali Rohman, dua saksi yang melihat kedua pelaku keluar sambil membawa sesuatu dari dalam kantor sekolah tersebut berteriak “maling……maling…..”

Dua pelaku pembobol kantor Yayasan yang diamankan polisi dari amuk massa.[YAN]
Dua pelaku pembobol kantor Yayasan yang diamankan polisi dari amuk massa.[YAN]
Teriakan kedua saksi itu membuat kedua pelaku semakin melajukan sepeda motornya yang diketauhi bernopol F 5441 FF.

Pada saat yang bersamaan, Satuan Unit Reskrim yang sedang melaksanakan kegiatan observasi di wilayah Setu. Mendengar teriakan warga minta tolong dan meneriaki maling pada kedua pelaku yang terus berusaha melarikan diri langsung dikejar anggota Reskrim Setu.

Bersama warga, akhirnya kedua pelaku berhasil dihadang dan ditangkap di Jalan MT Haryono dekat SPBU DesaTamansari.

Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita laptop milik Empun Sarifudin yang dicuri kedua pelaku.

Warga yang semakin ramai berkumpul mulai kesal melihat aksi kedua pelaku, beberapa warga tampak tidak tahan menahan amarah yang semakin memuncak hingga melakukan pemukulan pada kedua tersangka.

Meski warga semakin ramai melakukan pemukulan, polisi terus berusaha melindungi pelaku dan kemudian mengamankan pelaku ke Mapolsek Setu. Untung saja, polisi berhasil mengamankan kedua pelaku dari amuk massa itu.

“Kedua tersangka kita amankan di Mapolsek, dan keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk proses lanjut yang ditangani unit Reskrim,” kata Kapolsek Setu, AKP Agus Rohmat,SH, kepada Posbekasi.com, Kamis 1 September 2016.[YAN]

BEKASI TOP