Bekasi Online

Pasca Lebaran, Sampah Bekasi Bertambah 300 Ton

Truk sampah.[IDH]
Truk sampah.[IDH]
POSBEKASI.COM – Dinas Kebersihan, Kota Bekasi, mencatat adanya penambahan volume sampah rumah tangga pascaperayaan Idul Fitri 1437 Hijriah sebanyak 300 ton per hari dari situasi normal.

“Pada hari normal sampah di Kota Bekasi berada pada kisaran 1.500 ton per hari, namun setelah lebaran bertambah rata-rata 300 ton per hari,” kata Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi Abdillah di Bekasi, Rabu (13/7/2016).

Menurutnya, sampah tersebut diangkut dari sejumlah tempat pembuangan sampah sementara yang tersebar di 12 kecamatan setempat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Abdillah mengakui penambahan volume sampah itu sempat membuat sejumlah petugas kebersihan kewalahan mengangkutnya ke TPA karena sebagian besar petugas sedang cuti lebaran.

Para petugas tersebut, kata dia, memang diberikan kesempatan memperoleh cuti lebaran agar bisa berkumpul dengan keluarganya. “Sebagian ada yang sudah libur sejak hari lebaran, sampai H+3 lebaran,” katanya.

Adapun petugas yang aktif selama lebaran merupakan petugas piket yang memperoleh jatah lembur kerja. “Petugas piket kebersihan itu paling dapat mengangkut sampah sebagian saja di jalan protokol dan pasar,” ujarnya.

Dampaknya, penumpukan sampah sempat terjadi di kolong Jembatan Layang Kalibaru, Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat yang dibiarkan terbengkalai di TPS sementara dengan ketinggian sekitar satu meter sejak Selasa (12/7/2016).

“Saat ini para petugas telah kembali bekerja dan membersihkan sampah yang menumpuk di sejumlah TPS sementara,” katanya.[ANT/BES]

BEKASI TOP